Terungkap Sindikat Pembobol Tas Penumpang Di Bandara Kualanamu

0
738

MEDAN, test.test.bisniswisata.co.id: Sindikat pembobol tas penumpang pesawat di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) terungkap. Pelaku adalah para petugas porter barang, bahkan melibatkan seorang petugas keamanan bandara.

Beberapa bulan terakhir, pembobolan tas penumpang di bandara pengganti Polonia Medan, marak bahkan sangat meresahkan penumpang. Petugas security bandara KNIA dan polisi melakukan operasi pengintaian.

“Hasilnya kami menangkap lima pelaku diketahui bekerja sama melakukan pembobolan tas penumpang pesawat,” papar Manager Security Bandara KNIA, Kuswadi kepada wartawan, Jumat (17/4).

Empat pelaku adalah petugas porter barang yakni Taufik, Fahmi, Emo, Umar dan seorang lagi adalah petugas security bandara KNIA berinisial S. “Tiga pelaku pembobol tas itu telah ditangkap dan diperiksa petugas polisi dan pengamanan bandara. Dua pelaku lainnya, termasuk petugas security bandara dikejar karena melarikan diri,” paparnya.

Terungkapnya sindikat pembobol tas penumpang pesawat ini, berawal dari pengaduan salah seorang penumpang Garuda Indonesia bernama Suriani warga Jakarta. Penumpang dengan nomor penerbangan GA-197 pada 9 April 2015 dari Kualanamu menuju Jakarta telah kehilangan uang Rp 36 juta dari tasnya.

“Melalui CCTV bandara, diketahui bahwa secara bekerja sama melakukan pembobolan pada tas penumpang pesawat bernama Suriani tersebut,” ungkap Kuswadi seperti dilansir laman Suarapembaruan.com, Sabtu (18/4/2015).

Diperkirakan pembobolan tas penumpang sudah direncanakan para pelaku yang merupakan porter barang dan petugas security bandara sejak tas penumpang pesawat melewati mesin X-Ray barang bawaan dan isi tas para penumpang.

“Antara petugas security dan porter barang yang membawa ke bagasi pesawat sudah berkoordinasi terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya,” sambungnya. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.