Terseret Ombak, Turis Lokal Tewas di Pantai Pangandaran

0
701
Jenazah Andriana ditemukan di Pantai Pangandaran (Foto: Poskotanews.com)

PANGANDARAN, test.test.bisniswisata.co.id: Kejadian memilukan kembali menimpa wisatawan lokal, yang menikmati liburan di Pantai Pangandara Jawa Barat. Setelah tiga hari dicari lantaran diseret ganasnya ombak Pantai Selatan, akhirnya Senin (12/09/2016) petang jenazah wisatawan lokal asal Tasikmalaya ditemukan sudah tak bernyawa di Pantai Cikembulan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Korban bernama Andriana (19), mahasiswi Institut Agama Islam Cipasung (IAC) yang tinggal di Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, hingga kini jenazahnya masih berbaring di Puskesmas setempat. “Kami masih menunggu pihak keluarga yang akan mengambil jenazah korban,“ tandas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, Selasa (13/09/2016).

Kabid Humas melanjutkan, pencarian selama tiga hari melibatkan tim gabungan terdiri dari Basarnas, Balawisata, dan Polairud, Polres Ciamis. Korban tenggelam di pantai Barat Pangandaran pada 10 September 2016 lalu tepat pukul 07.45 wib. Awalnya korban bersama rekannya berenang di pantai Barat hingga melebihi batas larangan. Selang beberapa menit, ombak besar datang dan meyeret tubuh korban ke tengah laut.

Petugas Balawisata Pangandaran, sempat melakukan upaya menyelamatkan korban. Lima anggota Balawisata melompat dan langsung berenang serta menyelam. “ Korban gagal diselamatkan. Ia menghilang terseret ombak ke tengah laut,” ungkapnya.

Petugas gabungan tidak putus asa. Mereka terus bekerja melakukan pencarian. Memasuki hari ketiga, tepatnya Senin petang sekitar pukul 18.00, korban warga Cikatomas berhasil ditemukan. Mayat korban mengambang di Pantai Cilkembulan Panngandaran, pungkasnya.

Humas dan Protokoler Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung, Joshua menambahkan korban merupakan wisatawan rombongan dari Perguruan Tinggi Institut Agama Islam Cipasung, Sukamanah, Kabupaten Tasikmalaya. Mereka bermain air ramai-ramai pada pagi hari. Tiba-tiba ada teriakan minta tolong, karena tiga mahasiswa terseret derasnya air laut.

Relawan penjaga pantai (lifeguard) berhasil menyelamatkan dua orang, yakni Deni M Sirojudin (20) dan Rian Sofyan (19). Sementara Andriana (19) hilang karena terseret ke tengah laut.

Sebelumnya, Febri (21) wisatawan lokal asal Tasikmalaya tewas setelah ditelan ombak besar saat berenang di zona berbahaya Pantai Barat Pangandaran, pada Sabtu (09/07/2016). Korban sekitar pukul 07.00 berenang di zona berbahaya bersama teman-temanya. Belasan menit kemudian ombak besar datang, dan menghantam korban. Korban digulung ombak dan terseret ke tengah. Setelah dilakukan pencarian selama 3 jam, tubuh korban ditemukan di pantai barat Pamugaran, daerah landasan pacu pesawat Susi Air, atau 2 KM dari lokasi kejadian. (*/NY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.