Temuan Gua di Sentani Bisa Menjadi Destinasi Wisata Baru

0
1861
Danau sentani Papua

JAYAPURA, BISNISWISATA.CO.ID: Hasil penelitian Balai Arkeologi Jayapura di perbukitan karst Kawasan Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua menemukan gua hunian prasejarah. Ada tiga gua yang ditemukan, yaitu Gua Rukhabulu Awabu, Gua Ifeli-feli, dan Ceruk Reugable.

Berdasarkan keadaan fisik gua, kondisi lingkungan sekitar berdekatan sumber air serta keberadaan temuan artefak gerabah, cangkang moluska danau, cangkang moluska laut, dan tulang binatang menunjukkan gua telah dimanfaatkan manusia sebagai tempat hunian pada era neolitik.

“Temuan cangkang moluska laut di situs Ceruk Reugable dan Gua Rukhabulu Awabhu, menggambarkan masa lalu penghuni kedua situs telah mengkonsumsi moluska laut,” papar staf peneliti dari Balai Arkeologi Jayapura, Hari Suroto di Kota Jayapura, Papua, Ahad (01/02/2015).

Hal ini sangat menarik, lanjut dia, karena membuktikan terjadi hubungan antara masyarakat penghuni situs disekitar Danau Sentani dengan masyarakat yang tinggal di pesisir Teluk Youtefa. “Ini menunjukkan manusia saat itu sudah saling berhubungan satu sama lainnya, karena ada temuan cangkang molusca laut juga didalam gua,” katanya.

Apalagi, lanjut alumnus Universitas Udayana Bali, dengan melihat jenis tanah di situs Gua Rukhabulu Awabu, Gua Ifeli-feli dan Ceruk Reugable yang tidak cocok digunakan untuk pembuatan gerabah, diasumsikan bahwa gerabah yang ada di situs-situs dari luar.

“Hal lainnya adalah ditemukan gerabah, yang diduga dari luar daerah itu. Juga, adanya warna hitam pada permukaan luar gerabah, menunjukkan gerabah ini pernah dimanfaatkan untuk memasak,” tambahnya seperti dilansir laman Antara.

Ditambahkan, ke depan temuan ke tiga gua di kawasan obyek wisata Danau wisata ini bisa menjadi destinasi wisata baru bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Danau Sentani.

Danau Sentani terletak diantara dua wilayah yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, dengan luas sekitar 9.300 hektar dan merupakan bagian dari Cagar Alam Cyclops. Tiap tahunnya digelar Festival Danau Sentani (FDS) dibibir pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, dengan tujuan menarik minat wisatawan lokal dan asing untuk mengunjungi daerah tersebut.

Salah satu tempat yang menjadi referensi untuk berkunjung di Danau Sentani, adalah Kampung Asei terletak ditengah danau itu. Di kampung yang hanya memiliki puluhan kepala keluarga itu, ada kearifan lokal yang unik yaitu membuat lukisan dari bahan dasar kulit kayu. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.