Tarif Hotel di Bali Merosot

0
855
Desk Reception hotel

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Tarif harian (average daily rate atau ADR) hotel di Bali dilaporkan mengalami kejatuhan sebesar 5,6 persen selama September 2014 menjadi 131,99 dollar AS.

Menurut hasil riset STR Global, kemerosotan tersebut merupakan terbesar sepanjang tiga kuartal tahun ini. Kejatuhan ADR Bali memengaruhi kinerja hotel di kawasan Asia Tenggara.

“Kawasan Asia Tenggara merupakan satu-satunya subregion yang mengalami kerugian hunian hingga minus 3,9 persen. Selain Bali, pasar lain yang mendorong penurunan adalah Thailand, dan Vietnam,” jelas Managing Director STR Global, Elizabeth Winkle seperti diunduh laman Kompas.com, Ahad (26/10/2014).

Berbeda dengan kawasan Asia Tengah dan Asia Selatan yang memperlihatkan pertumbuhan hunian bulanan. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh India. Kepercayaan kepada pemerintahan yang baru terpilih dan prospek perbaikan ekonomi menstimulasi positifnya kinerja hotel di kawasan ini.

Namun demikian, lanjut Winkle, secara umum, kinerja hotel di kawasan Asia Pasifik mengalami hasil yang beragam. Tingkat hunian meningkat 0,9 persen menjadi 69.2 persen. Sementara ADR turun 2,2 persen menjadi rerata 112,31 dollar AS, dan pendapatan per kamar yang tersedia (Revenue Per Available Room atau RevPAR) turun 1,3 persen menjadi 77,67 dollar AS.

Sementara kinerja tingkat hunian year to date kawasan Asia Pasifik naik 0,8 persen menjadi 68.1 persen. Sedangkan ADR-nya turun 2,4 persen menjadi 116,15 dollar AS dan RevPAR melorot 1,6 persen menjadi 79,07 dollar AS.

“Dari perspektif year-to-date, saat ini pertumbuhan pasokan di Asia Pasifik melampaui permintaan. Keseimbangan telah bergeser dan permintaan tahun ini melampaui pasokan. Ini telah menjadi tren sejak pemulihan 2010,” pungkas Winkle. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.