Target Transaksi Indonesia Travel Mart 2017 Rp30 Miliar

0
403

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Indonesia Travel Mart 2017 yang dimotori Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) ditargetkan meraup transaksi sebesar Rp 30 miliar. Target sebesar itu dari hasil transaksi table top B2B (Business to Business), dengan mempertemukan sekitar 100 pelaku usaha pariwisata di seluruh Indonesia dan 400 travel agent dari dalam dan luar negeri.

“Kami optimis target itu bisa tercapai, mengingat bisnis pariwisata kian mengeliat dan potensi pasarnya sangat bagus. Juga ada kesadaran masyarakat yang meningkat bahwa pariwisata itu perlu dilakukan,” papar Ketua Umum ASPPI Djohari Somad disela-sela acara Indonesia Travel Mart 2017 yang digelar Hotel Harris Vertu Harmoni Jakarta, Rabu (09/08/2017).

Djohan melanjutkan Indonesia memang perlu banyak menggelar travel mart untuk mendukung pemerintah meraih target kunjungan wisatawan sebanyak 20 juta pada tahun 2019. Target itu bisa terlampui jika aktivitas pariwisata terus digencarkan. “Salah satunya yang mengelar Travel Mart ini, tanpa aktivitas seperti ini maka target itu susah dicapai,” ungkanya.

Selain itu, sambung dia, daerah-daerah di beberapa kota besar di Indonesia kini semakin marak dengan menggelar travel mart. Tujuannya untuk membantu pemerintah daerah juga stakeholder pariwisata di daerah menggairahkan aktiftas pariwisata daerah. Juga yang terpenting merupakan cara dalam upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

“ASPPI pusat menginginkan untuk meningkatkan SDM dengan mengadakan kelas-kelas pelatihan dan sertifikasi profesi demi mendukung kemajuan dan daya saing pada industri pariwisata Indonesia,” tambahnya.

Dipaparkan, sepanjang 2017 ada 17 event travel mart di kota-kota besar di tanah air. Travel mart yang diselengaran di daerah hanya menjual khusus wilayah Nusantara saja, untuk saat ini hanya menjual dalam daerah saja, tidak menjual keluar Indonesia.

“Fokus kita memang terhadap SDM pariwisata. Kenapa kita pilih DPD, karena kita juga menjual potensi wisata daerahnya yang ada, dan Travel Mart ini penting sebagai salah satu pengembangan pariwisata Indonesia,” sambungnya,

Menyinggung Travel Mart Indonesia 2017, Djohan menjelaskan ini merupakan acara yang pertama kali digelar dan akan diselenggarakan setiap tahunnya sehingga bisa menjadi kalender tetap ASPPI. Dalam event ini, ASPPI mengajak seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASPPI. “Tiap DPD diundang untuk meminta kepada para travel agent unggulannya unytuk hadir menjadi seller,” ucapnya.

Indonesia Travel Mart ini, sambung dia, mendapat kehormatan sebagai bagian dari kegiatan ASEAN@50 Sky Caravan, yakni enam maskapai penerbangan ASEAN akan menerbangkan agen travel dan media dari seluruh dunia ke Jakarta, untuk mengikuti ASEANTA (ASEAN Tourism Association) Excellence Award Gala Dinner dan famtrip yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata RI.

Lebih dari 100 undangan (Buyer) dari agen perjalanan dari kawasan negara-negara ASEAN dan 300 Buyer dari agen perjalanan di Jakarta serta seluruh Indonesia, akan menghadiri ITM 2017.

Selain Indonesia Travel Mart, ASPPI juga menggelar pelatihan Go Digital Marketing yang akan diselnggarakan pada 10 Agustus 2017 di Yello Hotel.

Sepanjang tahun 2017, ASPPI selain di Jakarta, event lainnya yang telah dengan sukses digelar pada semester pertama adalah Lombok Travel Mart di Gili Air Lombok, Jitex di Yogyakarta, Triangle Tourism Travel Mart di Batam, Jawa Tengah Travel Mart di Pesisir Jawa Tengah, Riau Travel Mart di Pekanbaru – Riau, Pelangi Travel Mart di Pulau Bangka – Bangka Belitung, West Java Travel Mart di Cirebon – Jawa Barat.

Dan untuk semester dua dibuka dengan Phinisi Tourism Expo di Makassar – Sulawesi Selatan, diikuti oleh Seminar Pajak di Jakarta dan Halal Bihalal di Garut – Jawa Barat, yang semuanya sudah dilakukan bulan Juli lalu. (NDIK)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.