Taksi Wisata, Purwakarta Anggarkan Rp 6 Miliar

0
776

PURWAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: MEMAJUKAN Pariwisata, Pemkab Purwakarta, Jawa Barat rencana membeli armada taksi wisata. Anggaran untuk pengadaan armada taksi wisata mencapai Rp 6 miliar. Rencananya, taksi wisata ini akan go public pada pertengahan tahun 2016.

“Pengadaan Taksi wisata untuk memudahkan wisatawan yang berkunjung ke Purwakarta. Mengingat, obyek wisata Purwakarta sangat beragam, satu obyek wisata ke wisata lainnya jaraknya lumayan, sehingga taksi wisata sangat diperlukan,” papar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di Purwakarta, Ahad (13/03/2016).

Saat ini, lanjut dia, pemkab sedang mengebut pekerjaan jalan lingkar barat dan lingkar timur. Yaitu, jalan yang menghubungkan antarkecamatan, seperti Sukasari dan Maniis, serta wilayah di perbatasan. Bila jalan itu sudah rampung, taksi wisata siap melaju.

“Nanti, konsep wisatanya keliling Purwakarta, termasuk melintasi kecamatan perbatasan yang berdekatan dengan Danau Jatiluhur,” ujar Dedi seperti dilansir laman Republika.co.id.

Taksi wisata ini, pada tahap pertama pengadaannya tiga unit dulu. Bentuknya, yaitu mikrobus yang bisa membawa 16 penumpang. Nanti, wisatawan bisa berkeliling Purwakarta. Mulai dari daerah pinggiran sampai ke area perkotaan.

Pasalnya, saat ini Purwakarta sedang melakukan penataan sebagai wilayah tujuan pariwisata. Adapun objek wisata yang dijual, yaitu pesona pedesaan serta tata ruang di wilayah perkotaan. Untuk pedesaan, ada sejumlah objek wisata favorit, seperti Danau Jatiluhur, Gunung Parang, Lembur Kahuripan di Kampung Tajur, serta pesona pedesaan berhawa sejuk di selatan Purwakarta.

Sedangkan, di perkotaan ada sejumlah objek wisata yang mengusung konsep modern. Yaitu, Taman Air Mancur Sri Baduga, gedung arsip digital Diorama, serta taman-taman tematik yang menghiasi perkotaan. “Karena itu, untuk memudahkan akses wisatawan ini, dibutuhkan taksi (armada),” kata Dedi. (*/R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.