Home DAERAH Tablik Akbar dan Waqaf Al Quran Jelang Ramadhan di Kab.Pesisir Barat...

Tablik Akbar dan Waqaf Al Quran Jelang Ramadhan di Kab.Pesisir Barat Lampung Berjalan Sukses

0
1051

Bupati Kabupaten Pesisur Barat, Lampung, Agus Istiqlal (tengah) diapit Arzetti dan ustad Solmed di acara tablik akbar di Lapangan Merdeka, Krui.

KRUI, Lampung Barat, test.test.bisniswisata.co.id; Tablik Akbar bersama Ustad Solehudin Mahmud atau akrab dipanggil Solmed dan artis Arzetti Biblina serta dihadiri Bupati Agus Istiqlal dari Kabupaten Pesisir Barat, Lampung berlangsung sukses dan menyedot ribuan pengunjung di lapangan Merdeka, Labuhan Jukung, Krui, hari ini.

Ribuan masyarakat Pesisir Barat antusias mengikuti tabligh akbar yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Pesisir Barat dan Majekis Taklim Lamban Ramdo yang ditandai pula dengan pembagian alquran secara gratis pada ibu-ibu pengajian, santri dan masyarakat Pesisir Barat membanjiri lapangan itu, Kamis (02/06/2016).

Mereka hadir mewakili 11 Kecamatan bersama camatnya masing-masing yang secara simbolis mewakili warganya mendapatkan satu buah Alquran sehingga selama Ramadhan dapat membaca ayat-ayat suci Alquran dan khatam bersama.

Selain menyaksikan ustad kondang Solmed, mereka dapat bersilaturahmi langsung dengan DR.Drs. H.Agus Istiqlal,S.H.,M.H (Bupati Pesisir Barat) bersama Erlina,S.P.,M.H (Wakil Bupati), Arzetti Bilbina Setiawan,S.E selaku Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Dewi Nuraini , Ketua Majlis Taklim Lamban Ramdo yang  sekaligus ketua Panitia dan Ustad Solmed beserta rombongan dari Jakarta.

Jama’ah pengajian mulai berdatangan dan memadati lapangan sejak pukul 08.00 WIB. Pengajian tabligh akbar yang dominan dihadiri kaum hawa ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat yang ditunjukkan dengan teriakan histeris disaat ustadz Solmed bersama Bupati Agus Istiqlal tiba dilokasi.

Bupati Agus Istiqlal (kiri), ustad Solmed dan Dewi Nurani, Ketua Panitia Waqaf 10001 Al Quran. ( foto : Has)
Bupati Agus Istiqlal (kiri), ustad Solmed dan Dewi Nurani, Ketua Panitia Waqaf 10001 Al Quran. ( foto : Has)

Acara yang berlangsung kurang lebih 4 jam tersebut dimulai dengan sambutan ketua panitia yang disampaikan Hj. Dewi Nurani. “Menciptakan kehidupan yang lebih Islami dengan cahaya atau Nur Ilahi itulah yang diharapkan dapat terwujud bagi warga Kabupaten Pesisir Barat sebagai kabupaten termuda di Lampung ini,” kata Dewi Nurani, Ketua Panitia.

Menurut dia, Kabupaten Pesisir Barat yang sejak dulu sudah dikunjungi wisatawan mancanegara karena obyek wisata selancar air di Tanjung Setia dan obyek wisata andalan lainnya bukan hanya dituntut menjadi sadar wisata tetapi harus selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan sehingga dapat menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut dan melayani kehadiran wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Untuk itulah dalam sambutannya Dewi mengatakan tujuan diadakannya Tabligh Akbar yang mengusung tema “Gerakan Cinta Al-Qur’an, 10.001 Al-Qur’an untuk masyarakat Pesisir Barat” adalah untuk mengajak masyarakat gemar membaca Al-Qur’an dan sama-sama mengkhatamkan Al-Qur’an dibulan suci Ramadhan demi terciptanya akhlak dan keimanan yang kuat.

Masuknya budaya Barat dapat dibentengi dengan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang beriman dan berakhlak manusia sehingga bersama pemkab yang baru bisa saling mengisi segala kekurangan sehingga Kabupaten Pesisir Barat dapat mengejar ketinggalan bahkan lebih maju dibanding kabupaten lainnya yang sudah lama terbentuk.

Dalam sambutan terpisah Bupati Pesisir Barat DR.Drs. H.Agus Istiqlal,S.H.,M.H menyampaikan ucapan selamat datang kepada ustad Solmed di Bumi Para Saibatin sekaligus bumi para ulama. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada donatur yang telah waqaf Al-qur’an sebanyak 10.001 untuk masyarakat Pesisir Barat, sehingga kelak dapat melahirkan generasi Qur’ani dan berakhlakul karimah.

Bupati menjelaskan kabupaten yang baru berusia tiga tahun ini untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) ingin mewujudkan Masyarakat Madani, Mandiri dan Sejahtera.

“Madani mencerminkan tata nilai berkehidupan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Agama Islam seperti yang ditetapkan oleh Rosulullah SAW saat memimpin kaum Ansor dan kaum Muhajirin di Kota Madinah. Untuk itu dengan madani pula kita pelaksanaan pembangunan dalam segala bidang tetap memperhatikan prinsip-prinsip yang Islami. Sehingga Kabupaten Pesisir Barat senantiasa selalu mendapatkan kemudahan dan dijauhkan dari malapetaka, ” tandasnya.

Ribuan masyarakat yang hadir dilapangan Merdeka juga terkesima dengan artis Arzetti Biblina yang lahir dan besar di Krui sebagai ibukota Pesisir Barat. Kehadiran anggota DPR-RI dari Fraksi PKB yang duduk di Komisi VIII membidangi masalah agama, sosial dan pemberdayaan perempuan ini dalam waktu singkat bahkan mampu memotivasi ibu-ibu pengajian untuk membentengi keluarga dari penyakit-penyakit sosial seperti pemerkosaan dan narkoba yang belakangan mendominasi media sosial.

“Melalui gerakan cinta Al-Qur’an ibu-ibu afar peduli dengan putra dan putrinya, karena di zaman sekarang lebih banyak anak-anak yang suka menonton Televisi dibandingkan untuk meluangkan waktunya membaca Al-Qur’an,” kata Arzetti yang fasih berbahasa Krui dan didoakan para fans bisa menjadi salah satu Menteri dari Fraksi PKB.

Dia datang bersama komunitas Srikandi Krui dari Jakarta yang bekerjasama dengan Pemkab Pesisir Barat, Lampung menggerakan wakaf 10001 Alquran dan acara tablik akbar ini. Selain Arzetti, tokoh masyarakat Krui yang dikenal masyarakat adalah Henry Yosodiningrat yang juga berasal dari tanah kekahiran Arzetti ini. Namun tokoh anti narkoba ini berhalangan hadir.

Ustad Solmed dalam ceramahnya mengatakan Ramadhan adalah bulan pendidikan yang diberikan Allah untuk umat Muhammad SAW karena itu pergunakan waktu untuk beribadah dengah khusyuk. Ibadah termasuk sholat taraweh berjamaah jangan mengejar imam yang baca ayatnya ngebut biar cepet selesai, membiasakan baca Al Quran juga jangan tergesa-gesa tetapi sadarnya bahwa momen-momen berkomunikasi dengah Allah SWT itu dapat dilakukan dengan khusyuk, ujarnya.

“Itu biasanya dilakukan anak-anak muda jaman sekarang yang lebih akrab dengan gadget dan tahan berjam-jam main game dan telpon pacar ketimbang sholat yang dilaksanakan kurang lima menit,” ungkap Ustad Solmed.

Untuk memotivasi anak-anak muda dari berbagai pesantren yang ada di Kabupaten Pesisir Barat itu, Solmed membuka ‘rahasia’ amalan dari ayat-ayat suci Alquran untuk menundukkan hati para kekasih hati termasuk para suami untuk tunduk patuh pada Allah dan juga pada kekasih maupun pendamping hidupnya.

“Semua pedoman hidup ada di Al Quran karena itu bacalah dan pahami isinya sehingga dapat menjalani hidup yang islami dan bahagia,” kata suami dari artis Aprilia Jasmine ini dengan jenaka dan menutup acara. (Hilda Ansariah Sabri)

 

 

 

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.