Susuri Pantai Kuta, Jokowi Kenakan Kaos Hotel Indonesia Group

0
603

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Kunjungan kerja ke Bali, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan jalan-jalan santai di Pantai Kuta. Tanpa alas kaki alias nyeker, bercelana warna hitam digulung dan mengenakan kaos warna unggu lengan pendek dengan logo Hotel Indonesia Group.

Kehadiran kepala negara di Pantai ternama di Pulau Dewata pada Jumat (22/12/2017) sore, mendadak heboh. Wisatawan nusantara (wisnus) maupun mancanegara (wisman) berebutan berjabat tangan, menyapa hingga selfie. Semua permintaan itu dilayani dengan senyuman oleh Presiden Jokowi yang didampingi putranya Kaesang Pangarep berjalan sejauh 2 km.

Pilihannya untuk membaur bersama wisman maupun wisnus di Pantai Kuta dirasa tepat karena Bali masih menjadi destinasi terfavorit di dunia. Dan kehadiran Presiden Jokowi sekaligus memberikan pesan pada dunia, jika kondisi Pulau Dewata aman dan normal. Bandara dibuka seperti biasa dan jadwal penerbangan tidak terganggu. Pesawat take-off dan landing tanpa ada kendala. Selain itu, tidak ada kekhawatiran akan aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Dewan Komisaris PT Hotel Indonesia Natour (HIN), Michael Umbas menjelaskan usai check in di Hotel Grand Inna Kuta, Presiden Jokowi berkenan mengenakan kaos Hotel Indonesia Group dan langsung memilih berjalan menyusuri pantai Kuta dan menyapa para turis.
Juga menyempatkan diri untuk mengampanyekan Bali aman dikunjungi.

“Pak Jokowi tertarik mengenakan kaos milik hotel kami untuk jalan-jalan ke pantai Kuta. Seperti biasa manajemen sangat siap melayani kedatangan Presiden. Dan kami mendukung upaya kampanye pemulihan pariwisata Bali karena kami juga ikut terkena dampaknya saat erupsi gunung Agung,” terang Michael Umbas, seperti dilansir laman Inilah.com, Sabtu (23/12/2017),

Michael Umbas mengamini apa yang disampaikan Orang Nomer satu di Indonesia, yakni perlunya persepsi yang benar mengenai erupsi Gunung Agung. Sebab soal erupsi ini masih menimbulkan kegelisahan bagi wisatawan yang mau berlibur ke Pulau Dewata.

Padahal, lanjut dia, dalam kenyataannya sektor pariwisata di Bali berjalan normal sebagaimana mestinya kecuali dalam radius 6-10 km dari puncak Gunung Agung. Hal itu dibuktikan dengan kunjungan Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri mengunjungi Pantai Kuta dan menyapa wisatawan dalam dan luar negeri.

Pria kelahiran Solo itu memperlihatkan bahwa Pantai Kuta dan Bali adalah dua daya pikat destinasi wisata yang alamiah yang banyak dicari oleh semua wisatawan baik wisnus maupun wisman. Pantai Kuta memang selalu menarik untuk dieksplorasi. Para penyair, pengelana, pemotret, penulis, pasti akan tergoda untuk menuliskan atau menggambarkan keindahan pantainya.

Menikmati sunset, surfing, berenang, berjemur, bermain layang-layang hingga sensasi dilemparkan ke udara dengan menggunakan sebuah ketapel raksasa, semua bisa dinikmati di Pantai Kuta dengan aman, nyaman, relaks, santai, bebas dan menyenangkan.

Ditambahan, selama kunjungan kerja di Bali, Presiden menginap di Grand Inna Kuta Bali. Selain di Bali, Hotel Indonesia Group diberbagai daerah juga memberikan pelayanan terbaik bagi rombongan Kepresidenan. Yakni untuk mendukung kerja keras pemerintah dalam membangun Indonesia.

“Setiap kunjungan kerja ke daerah Presiden memilih menginap di hotel-hotel BUMN. Seperti di Inna Parapat, Grand Inna Padang, Grand Inna Bali Beach dan Inaya Putri Bali,” jelasnya. (INO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.