Susi Air Kantongi Izin 4 Rute Baru di Riau

0
942


PEKANBARU, test.test.bisniswisata.co.id:
SUSI Air, maskapai penerbangan perintis milik Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, mendapat izin 4 rute baru di wilayah Provinsi Riau. Penambahan rute baru ini semakin menambah daerah terpencil yang bisa dijangkau pesawat udara, dengan jarak tempu yang lebih cepat sekaligus memudahkan masyarakat terpencil untuk mendapat akses yang labih bagus.

“Dari beberapa rute perintis yang kami ajukan ke pusat, hanya empat disetujui oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sepanjang 2016,” papar Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Eddy Sukiatnadi di Pekanbaru, Selasa (19/1/2016).

Keempat rute perintis terbaru ini, sama seperti tahun lalu yakni penerbangan dari daerah di Provinsi Riau menuju daerah di Provinsi Kepulauan Riau, seperti Pekanbaru-Dabo Singkep pergi pulang tiga kali dalam sepekan.

Lalu, rute Pekanbaru-Tanjung Balai Karimun pergi pulang dengan frekuensi tiga kali penerbangan dalam sepekan, rute Pekanbaru-Tembilahan pergi pulang dua kali dalam sepekan dan rute Pasir Pengaraian-Batam pergi pulang satu kali sepekan.

Juga terjadi penambahan frekuensi terbang tahun ini seperti rute Pekanbaru-Tanjung Balai Karimun dari dua kali menjadi tiga dalam sepekan, lalu rute Pekanbaru-Tembilahan dari satu kali menjadi dua kali dalam satu pekan. “Rute Pekanbaru-Pasir Pengaraian pergi-pulang. diubah menjadi rute Pasir Pengaraian-Batam dengan frekuensi terbang satu kali dalam sepekan,” ucap Eddy.

Tahun 2015, Kantor Kemenhub Provinsi Riau telah mengajukan penambahan rute anyar penerbangan perintis untuk 2016. Rute yang diajukan adalah Tembilahan- Batam pergi pulang, Tembilahan-Jambi, Pekanbaru-Rengat, Pasir Pengaraian-Silangit. “Diakomodir hanya empat rute, tiga rute sudah dilayani pada tahun 2015 dan satu rute di 2016. Pekanbaru-Pasir Pengaraian sepi penumpang,makanya dialihkan ke Batam,” sambungnya. (*/i)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.