Survei: Hasrat Belanja Orang Indonesia Naik

0
734

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Nielsen Indonesia dalam Global Survey of Consumer Confidence and Spending Intentions Q2 2016 mengemukakan, indeks kepercayaan konsumen Indonesia mengalami peningkata dari 117 poin pada kuartal I/2016 menjadi 119 pada kuartal II/2016. Ini menandakan hasrat berbelanja orang Indonesia mengalami peningkatan.

“Ada dua indikator keyakinan konsumen, yaitu prospek lapangan pekerjaan dan keinginan berbelanja pada konsumen Indonesia mengalami peningkatan. Konsumen Indonesia secara perlahan meraih kembali kepercayaan dirinya dalam tiga kuartal terakhir. Ini merupakan indikasi yang baik bagi para pelaku industri,” ucap Direktur Pelaksana Nielsen Indonesia Agus Nurudin di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Keadaan orang Indonesia saat ini, sambun Agus, sudah tidak berada pada level kebutuhan dasar (basic necessity). Mencari makan pun di Indonesia bukan menjadi hal yang masalah, karena dengan bekerja sedikit saja sudah bisa mendapatkan makan.

“Kita sudah tidak berada di basic necessity. Makan itu bukan jadi masalah, kerja sedikit itu sudah bisa makan. Jadi sekarang itu lebih ke kebutuhan secondary,” jelasnya.

Jika orang Indonesia memiliki uang lebih, sambung dia, selain ditabung maka mereka akan memilih menghabiskan uangnya untuk berbelanja atau jalan-jalan (travelling). Tak heran, bisnis travelling pun semakin menjanjikan.

“Kalau kita ada uang lebih, yang pertama tabung dulu. Kedua, kalau ada uang itu kalau enggak ditabung ya pakai jalan-jalan. Airline naik semuanya. Yang namanya e-commerce untuk jualan tiket semuanya sudah hapal. Jadi holiday menjadi sesuatu yang trennya naik. Juga entertainment di luar rumah atau makan-makan atau beli baju. Fashion ini cukup dinamis industrinya,” tandasnya. (*/SIN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.