Sultan Sepuh Cirebon: Carilah Wisatawan sampai ke Negeri China

0
672
Kereta Singa Barong di Museum Keraton Kasepuhan Cirebon jadi daya tarik wisata Cirebon

BEIJING, test.test.bisniswisata.co.id: “Carilah wisatawan sampai ke negeri China,” Kiasan ini bukan plesetan. Namun kiasan itu dilakukan Sultan Sepuh XIV Cirebon PRA Arief Natadiningrat melakukan kunjungan ke sejumlah kota di China untuk mempromosikan Indonesia sebagai tujuan wisata yang wajib dikunjungi wisatawan Tiongkok.

“Pemerintah telah menetapkan jumlah kunjungan wisatawan China ke Indonesia sebanyak 10 juta dalam dalam lima tahun mendatang. Target tersebut tidak akan tercapai kalau kita tidak menyiapkan dengan baik promosinya,” kata Arief kepada Antara di Beijing, Selasa (26/4/2016).

Setelah diterima Duta Besar RI untuk China merangkap Mongolia Soegeng Rahardjo, Arief melakukan kunjungan serta bertemu dengan delapan pimpinan daerah di China, antara lain Fuzhou, Tianjin dan Guangzhou.

Kesepuhan Cirebon aktif mempromosikan Indonesia kepada masyarakat internasional, termasuk kepada China. “Terlebih kami juga berencana membangun kawasan wisata Laksamana Cheng Ho, seluas 100 hektare, guna makin menarik wisatawan China,” kata Sultan Sepuh.

Di dalam kawasan tersebut nantinya akan dibangun masjid, hotel, toko cenderamata dan wahana lain, mirip seperti Studio Universal di Singapura. “Investasi yang dibutuhkan memang besar, sekitar lima triliun rupiah,” ungkapnya.

Sultan Sepuh XIV yang juga Presiden Komunitas Internasional Cheng Ho untuk Indonesia, mengatakan Cirebon menjadi salah satu jalur pelayaran serta perdagangan sutra dunia pada abad ke-15. “Cirebon juga pernah menjadi salah satu tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho dalam ekspedisinya ke Asia Tenggara,” tuturnya.

Dengan pembangunan kawasan wisata Cheng Ho tersebut, lanjut Sultan Sepuh, akan semakin menarik pelancong China ke Indonesia, khususnya Cirebon. “Saat ini, jumlah turis China ke Cirebon masih kecil,” ujarnya.

Arief menambahkan, melalui pembangunan kawasan Laksamana Cheng Ho, masyarakat kedua bangsa juga dapat saling belajar bagaimana hubungan sejarah Indonesia-China.
“Melalui pembangunan kawasan wisata Cheng Ho kita bisa saling belajar tentang perdamaian, persahabatan dan kekeluargaan antara masyarakat kedua bangsa, saat Cheng Ho melakukan persinggahan selama ekspedisinya,” katanya.

Untuk menarik wisatawan mancanegara, Cirebon khususnya Keraton Kesepuhan rutin mengadakan Pagelaran Kesenian Cirebon setiap tahun, Upacara Adat Tradisi Keraton Kesepuhan Cirebon, dan bulan lalu diadakan Festival Pesona Cirebon 2016.

Kota Cirebon menjadi salah satu objek wisata jalur samudera Laksamana Cheng Ho. Ada sembilan daerah yang akan dijadikan wisata jalur Laksamana Cheng Ho, yakni Aceh, Palembang, Batam, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Semarang, Cirebon, Surabaya dan Bali. (*/AO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.