Status Bandara Internasional Belitung Terancam Dicabut

0
824
Wisatawan asing turun di Bandara Hanandjoeddin Belitung (Foto: SkyscraperCity)

BELITUNG, Bisniswisata.co.id: STATUS bandara internasional yang disandang Bandara Hanandjoeddin Belitung terancam dicabut. Pasalnya paska ditetapkan sebagai bandara internasional pada 22 Desember 2016, hingga saat ini belum ada penerbangan internasional menuju Negeri Laskar Pelangi itu.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan dalam pertemuannya dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi diminta segera menjalankan penerbangan internasional. “Pak menteri bukannya mengancam, tapi memang ada laporan atau berita status bandara internasional Hanandjoeddin itu mau dialihkan ke Lampung, karena lampung sudah banyak turisnya,” kata Erzaldi.

Untuk itu, lanjut Erzaldi seperti dilansir laman MediaIndonesia.com, Senin (31/07/2017), meminta waktu, agar dapat menarik airlines melakukan penerbangan internasional dalam waktu dekat ini. Meenbgingat, ada beberapa provinsi yang juga mengajukan agar bandaranya berstatus internasional seperti Jambi, Riau, Lampung, dan Bengkulu.

“Kalau misalnya kita tidak segera dapat menarik airlines, nanti statusnya lari ke sana. Saya minta maaf sama Pak Menteri karena baru dua bulan menjabat, keputusan bandara internasional sebelum saya gubernur,” ungkap mantan Bupati Bangka Tengah sambil menambahkan saat ini sedang mengusahakan untuk menarik airlines dengan charter flight dari China.

Diakuinya, baru melakukan beberapa usaha untuk menarik airlines charter flight dari China, tapi kan dari airlinesnya bisnis, kalau rugi mereka enggak mau. Ada juga menawarkan charter pesawat dengan subisidi ditanggung provinsi dan kabupaten, “Tapi kalau ini agak lah, berat karena kita juga sedang butuh duit,” ulas dia.

Erzaldi meminta agar Bupati Belitung, pengusaha di Belitung, dan masyarakat lebih proaktif lagi untuk mempertahankan status bandara internasional, dengan mendorong agar segera ada penerbangan internasional. “Pak menteri bilang, kalau sampai dalam batas waktu tertentu, tapi dia enggak kasih tahu batas waktunya. Saya mohonlah semangat khsusus pejabat beserta masyarakat,” pinta Erzaldi. (*/MIO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here