Sepi Kunjungan Wisatawan, Museum Harus Direvitalisasi

0
1306
wisatawan kunjungi museum nasional jakarta

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Wisatawan nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke museum masih memprihatinkan, sepi. Sebanyak 328 museum di seluruh Indonesia, hanya mampu menarik 10 juta kunjungan pertahun. Jumlah ini relatif kecil dibandingkan dengan museum di negara lain, di mana satu museum di Singapura bisa menarik hingga 6 juta kunjungan.

“Karena itu, Pemerintah harus melakukan revitalisasi museum untuk menjadikan museum sebagai salah satu daya tarik wisata bagi wisatawan,” papar Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan Dasar Menengah dan Kebudayaan Dani Wigatna di Jakarta, kemarin.

Sekitar 10% dari total pengunjung museum yang mencapai 10 juta kunjungan tiap tahunnya merupakan wisatawan mancanegara.
Hal tersebut menunjukkan minat wisatawan asing untuk mempelajari sejarah dan peninggalan budaya Indonesia, dan diharapkan dapat ditiru oleh masyarakat Indonesia, lontarnya.

Sebenarnya, lanjut dia, museum dan pariwisata tidak bisa dipisahkan, karena fungsi museum sebagai tempat rekreasi. “Sekarang jumlah pengunjung 328 museum di seluruh Indonesia mencapai 10 juta, 10%-nya wisatawan asing. Kami terus berupaya untuk meningkatkan kunjungan itu,” jelasnya.

Diakuinya, museum di Indonesia tidak begitu populer disebabkan kemasan, kebersihan dan pencitraan museum yang kurang menarik. Seharusnya setiap museum harus mulai terintegrasi dengan teknologi informasi, sehingga bisa lebih menarik wisatawan untuk datang

Selain itu, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola museum juga sangat terbatas. Sehingga dalam empat tahun terakhir, pemerintah telah memberikan beasiswa S2 khusus permuseuman.

“Hal lain yang memprihatinkan juga adalah kurangnya inisiatif kepala museum untuk menerapkan inovasi, padahal kepala museum berfungsi sebagai orang yang memasarkan museum ke khalayak,” imbuhnya.

Dilanjutkan, sejak 2010 hingga 2014, setidaknya ada 80 museum yang direvitalisasi. Revitalisasi tersebut dilakukan mencakup enam aspek, yaitu perbaikan fisik seperti tata letak pameran dan kelengkapan fasilitas, manajemen museum, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, kemitraan dan promosi, pembentukan pencitraan, serta penambahan anggaran.
“Pemandu museum yang mampu memberikan informasi secara menarik juga dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah pengunjung,” katanya.

Jumlah museum saat ini terus tumbuh, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta. Sepanjang 2014, ada 5 museum yang diresmikan pemerintah, di antaranya museum Presiden di Bogor, 3 museum purba Sangiran di Sragen dan museum Perang Dunia II di Morotai. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.