Sejumlah Acara Digelar pada Festival Banyuwangi 2015

0
2043
Foto. icikpaw.co

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang menjadi salah satu tempat yang dilewati para wisatawan yang ingin berkunjung ke Bali melewati jalur darat dan kemudian menyeberang di pelabuhan Ketapang.

Bagi para wisawatan yang ingin berlibur ke Bali, kini bisa singgah di Banyuwangi dengan menikmati berbagai suguhan acara Festival Banyuwangi 2015.

“Festival Banyuwangi harus bisa memanfaatkan Greater Bali dalam menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),” ujar Meteri Pariwisata Arief Yahya dalam sambutannya pada acara peluncuran Festival Banyuwangi 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, Sabtu (28/2/15).

Menurutnya Bali sebagai pintu masuk utama bagi wisman memberikan kontribusi hamper 40% dari total kunjungan wisman.

Lebih lanjut Arief mengatakan, “Kemenpar telah menetapkan implementasi strategi pemasaran berdasarkan DOT (Destinastion, Orgin, dan Time) dengan menetapkan Greater Bali, Greater Jakarta, dan Greater Batam yang selama ini menjadi pintu masuk terbesar dengan total kontribusi wisman mencapai 77%”.

Sementara menurutnya fokus pasar paling utama, yakni Singapura, Malaysia, Australia, China, dan Jepang yang masing-masing didorong akan memberikan kontribusi lebih besar lagi.

banyuwangi 2a“Kontribusi wisman China 2014 sekitar 900 ribu tahun ini kita dorong agar meningkat menjadi dua kali lipat atau sekitar 2 juta wisman,” ungkapnya.

Sementara pada kesempatan yang sama Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, “Festival Banyuwangi pertama digelar pada 2012, sebanyak 38 event dihelat sepanjang tahun 2015. Tidak hanya promosi pariwisata tapi juga untuk memaksimalkan potensi daerah dan memberikan semangat ke masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah”.

“Ada yang berbeda di tahun ini, yakni lebih humanis, ada tambahan kegiatan festival untuk rakyat yang langsung dapat dikerjakan oleh rakyat,” tegasnya.

Kegiatan tersebut menurutnya Festival Toilet Bersih dan Festival Bedah Rumah, yang menyangkut budaya baru.

banyuwangi2Festival Toilet Bersih menjadi pembuka rangkaian Banyuwangi Festival (B-fest) 2015 yang digelar 30 Januari sampai 5 Desember.

Ia mengatakan, “Dari mulai sekolah-sekolah hingga masjid, dibuat kebijakan jangan dikasih bantuan dana misalnya, kalau toilet di tempat itu tidak bersih. Kita sangat menyayangkan banyak masjid bagus pagarnya, tapi toilet kotor, tidak ada airnya”.

Festival Toilet Bersih ini menurutnya melibatkan pelajar, santri, tokoh agama, wisatawan, sampai pengelola tempat wisata dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran pengelolaan toilet agar menciptakan lingkungan sehat dan berkualitas.

Beberapa event Festival Banyuwangi yang digelar sepanjang tahun 2015; International Tour de Banyuwangi Ijen (6-9/5), Banyuwangi Batik Festival (10/10), Beach Jazz Festival (12/9), International Surfing Copetition (25-27/9), Festival Gandrung Sewu (26/9), dan Banyuwangi Ethno Carnival (20/10).

Selain itu juga digelar sejumlah event anyar yang memperpanjang siklus destinasi untuk menambah jumlah dan lama kunjungan wisatawan, seperti Green and Recycle Fashion Week (14/3), Festival Buah Lokal (28/3), Festival Kuliner Sego Tempong (28/3), Festival Permainan Anak Tradisional (15/6), Banyuwangi Kite Festival (15/8), Festival Perkusi dan Lare-lare Orkestra (1/8), dan Kite and Wind Surf Competition (23/8).

Kegiatan Kite and Wind Surf Competition (23/8) yang digelar di Pulau Tabuhan sekaligus untuk memperkenalkan destinasi baru tersebut yang masih alami. (evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.