Sejak 2015, Energen Tak Berhenti Suarakan Sarapan Sehat

0
772

BOGOR, bisniswisata.co.id: Tak ada kata berhenti bagi Energen menyuarakan kampanye edukasi bertajuk Sarapan Sehat Sebelum Jam 9. Kampanye yang digelar sejak tahun 2015, sudah menjelajah 27 kota dengan jumlah lebih dari 160.000 peserta keluarga Indonesia. Puncak tahun 2016 digelar di GOR Padjajaran yang dipadati warga Bogor, Minggu (13/11/2016).

“Tahun 2017, Energen – Mayora Nutrition tetap mengedukasi Sarapan Sehat Sebelum Jam 9. Sasaran kotannya akan diperluas, terutama yang belum terlayani kampanye ini, agar kesadaran masyarakat untuk sarapan sehat bagi keluarga terus tumbuh dan membiasakan sarapan pagi,” papar Goesnawan, Marketing Director PT Mayora Indah.

Langkah Energen ini, sambung dia, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pemerintah seperti yang diamanatkan Undang-Undang No 41/2014 tentang pedoman gizi seimbang pesan keenam Biasakan Sarapan.

Goesnawan mengakui misi agar mencapai Indonesia bebas masalah kekurangan masih panjang, tapi Energen tetap optimis berkolaborasi dengan masyarakat, pemerintah dan Pergizi Pangan agar misi ini tetap terlaksana.

Prof Hardinsyah, Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) menilai sarapan sehat sebelum jam 9 penting sebagai sumber energi, stamina dan kekuatan agar otak dapat berfungsi dengan baik. Sarapan pagi itu sebelum jam 9, dimulai dari bangun tidur sebelum melakukan pekerjaan, atau berangkat sekolah.

“Jadi sebelum aktivitas pekerjaan dimulai, kadar gula darah dalam tubuh mulai menurun, untuk mencegah hal tersebut, diperlukan nutrisi yang diperoleh dari sarapan pagi,” lontar Prof Hardiansyah, juga Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB).

Ketentuan sarapan sehat ada empat: tepat waktu, tepat jenis, tepat komposisi dan kebersihannya. Komposisi tepat waktu adalah menu sarapan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral yang bisa memenuhi 1/4 gizi harian. “Selain mengandung elemen penting juga harus mengeyangkan dan memberi tenaga,” katanya.

Menurut Hardinsyah, sarapan dengan format susu sereal dapat menjadi alternatif sehat karena memenuhi semua syarat komposisi sehat dari sebuah sarapan sehat ideal.

Diakui, permasalahan kekurangan gizi masyarakat Indonesia menjadi perhatian utama pihaknya sebagai lembaga terkait untuk menggaungkan pentingnya sarapan sehat terutama usia dini agar terbentuk generasi yang sehat dan cerdas.

Karena itu, tambah dia, salah satu tugas Pergizi Pangan Indonesia untuk mengedukasi masyarakat Indonesia, membangun kesadaran tentang pentingnya makan dan minum yang baik.

Tahun 2010, ditemukan fakta 7 dari 10 anak Indonesia tidak cukup sarapan. Dan kurun waktu tiga tahun terakhir, sebuah survei terkait gizi dan sadapan di sejumlah kota di Pulau Jawa menunjukkan arah positif, terjadi penurunan jumlah kebiasaan tidak sarapan dari angka 60 persen menjadi 40 persen.

“Harapan kami dalam waktu lima tahun mendatang semakin baik kualitas sarapan masyarakat Indonesia. Sosialisasi harus semakin intens dilakukan, antara pemerintah, kementerian kesehatan, ahli, dan swasta. Karena tentang gizi tidak hanya di Pulau Jawa, penduduk Indonesia tersebar dari Sumatera hingga Papau,” katanya.

Kepala Bidang Pengendalian Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Kota Bogor, Eddy Dharma menyebutkan kendala orang tua memberikan sarapan kepada anak karena kesibukan, dan kurang memahami pentingnya sarapan pagi.

“Jam sekolah anak juga pagi hari, kadang orang tua sibuk kerja tidak sempat menyiapkan sarapan anak. Anak yang kurang sarapan, akan sulit menyerap pembelajaran,” katanya.

Bogor menyambut baik komitmen nyata meningkatkan kualitas manusia, seperti yang dilakukan Energen dalam mendukung gerakan nasional Sarapan Sehat sebelum Jam 9. “Kami berharap komitmen ini akan terus dilakukan demi tercapainya milenium masyarakat Indonesia yang lebih sehat,” harapnya. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.