Santi Mia Sipan Menggiring Komunitas Pengusaha Wanita Bersinergi di Thamrin City

0
928
Santi Mia Sipan ( paling kanan) bersama tamu-tamunya di Rumah Sehat Denzzel ( foto: HAS)

JAKARTA , bisniswisata.co.id: Hari menunjukkan pukul 10.30 ketika tiba di lantai 3 A pusat perbelanjaan Thamrin City atau Thamrin City Mall, pusat belanja dunia dengan perdagangan grosirnya yang terletak  di area emas pusat kota Jakarta. Lokasinya bersebelahan dengan mall Grand Indonesia dan berdekatan dengan bundaran air mancur depan Hotel Indonesia Kempinsky .

Masih saya simpan di handphone gambar lobby untuk lebih mudah mencapai lantai 3 A Blok G dan H yang kini diberi nama lantai Bazar IWAPI.Dari dua lobby yang ada, pilih lobby dengan tiang warna hijau tosca dimana dua pilar utamanya dibalut tulisan Bazaaaaaar dengan enam huruf A berderet panjang dibagian bawah membuat langkah saya makin semangat untuk segera sampai.

Apalagi nama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia  ( IWAPI) yang didirikan dua bersaudara  ahli hukum maritim Kemala Motik dan Dr Dewi Motik Pramono  Msi sejak 42 tahun lalu ini identik dengan kerja keras kaum wanita pengusaha kecil-menengah untuk menggerakkan roda ekonomi keluarga maupun negara.

Saya langsung mengayunkan langkah menuju  Rumah Sehat  Denzzel yang menjadi kios Herbalife sehingga kesibukan membuat minuman shake sehat sudah terlihat. Ida Kirono, menyambut kedatangan saya di Rumah Sehat yang didominasi warna hijau dan dimiliki oleh Santi Mia Sipan, Presdir PT Jati Arthamas .

“Tunggu sebentar ya, bunda Santi belum datang, kita mengobrol saja dulu atau mau coba minuman sehat ?,” ungkapnya santai.  Masuk ke dalam kios itu terasa homey dan memang membuat tamu betah seperti dirumah. Apalagi tak lama kemudian datang sampel icip-icip mpek-mpek dari kedai makanan di sekitar.

Tidak lama kemudian muncul Dewi Motik, Kemala Motik serta Shari Dewi yang membuat hati saya jadi riang karena dua tokoh utama lahirnya organisasi wanita pengusaha itu ada di depan mata. Bunda Dewi Motik merubah sejumlah kios menjadi Galery De Mono, menjual hasil lukisannya dan karya pelukis lain.  Sementara Kemala asyik bertandang ke kios perhiasan premium  karya Jenny Wang yang indah dan dibuat dengan kreativitas tinggi dekat Rumah Sehat Denzzel.

Rumah Sehat Denzzel dan tamu-tamu yang datang bergantian

Konsisten dengan visi IWAPI untuk menjadi sebuah organisasi perempuan pengusaha Indonesia yang kuat di tingkat nasional maupun internasional, mengusung misi memberdayakan dan memperkuat kaum perempuan di UKM, membuka akses ke tekhnologi baru, pemasaran dan keuangan rupanya tetap di junjung teguh kedua pendiri ini.

Berawal dari obrolan santai dan postingan Santi Mia Sipan di WhatsApp Group WISE yang dikomandaninya, Santi menawarkan sewa ruangan kios 2 X 2 di Lantai 3 A Thamrin City untuk di isi oleh anggota komunitasnya karena bisa dibayar per bulan seharga Rp 1 juta/bulan atau sekitar Rp 33.000/ hari. Dimana lagi bisa berdagang di lokasi emas dengan harga kios yang terjangkau seperti itu ?.

Dewi Motik langsung menyambut baik tawaran tersebut dan mengerahkan Ketua IWAPI Nita Yudhi serta anggotanya untuk mengisi kios-kios yang masih kosong sehingga dalam dua bulan di akhir tahun lalu 200 kios sudah terisi dan kini di bulan Januari ini hampir 300 kios telah disewa.

Pendiri sekaligus Dewan Kehormatan IWAPI ini mengatakan, pemberian sewa toko yang diberikan Thamrin City dirasa sangat murah sebab harga sewa sebesar Rp1 juta itu sudah termasuk keamanan dan listrik. ”Di Jakarta tidak ada nilai segitu dapat kios, tapi ini bayangin di Thamrin, kita dapat sewa segitu,” jelasnya.

Meski belum banyak kios yang buka setelah soft launching bersama Menteri Pertanian  Amran Sulaiman pada 17 Januari 2017 lalu, namun tamu-tamu banyak yang berdatangan dari berbagai kalangan termasuk perbankan sehingga membuat  Dewi Motik menjadi optimistis. Peluncuran akbar kawasan khusus ini akan dilangsungkan pada 10 Febuari 2017 bertepatan dengan ulang tahun IWAPI ke 42 tahun.

Apalagi saat  peluncuran awal itu, Menpan menaruh harapan yang besar dan menggandeng pula IWAPI untuk menggerakkan penanaman pohon-pohon cabai yang siap berbuah kepada IWAPI sebagai bagian dari program 10 juta bibit cabai yang didistribusikan lewat program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Amran tidak hanya fokus pada tanaman cabai, tapi juga stimulus rumah tangga bisa membudidayakan pangan lainnya seperti pembagian bibit ayam DOC dan bibit sayuran karena itu melibatkan IWAPI dengan 30 ribu anggotanya merupakan langkah yang tepat.

Beragam Komunitas

Santi Mia Sipan sang ‘arsitek’ dan pemasar ulung lantai 3 A Thamcit akhirnya muncul di gerainya dan bergabung bersama kami siang itu. Wanita cantik yang eksis di beragam komunitas ini mengatakan pihaknya juga berhasil menggabungkan beragam komunitas pengusaha wanita yang ada di satu lantai pusat perbelanjaan itu.

“Ada komunitas Excellent  dipimpin Ellis Sutrisna, motivator, penulis buku, pengusaha  yang mengisi 40 kios dengan fashion, craft, aksesoris, kuliner dan beragam jasa. Sementara kios lain di blok berbeda masih di lantai yang sama juga kini menjadi laris manis karena harga yang terjangkau,” jelasnya.

Komunitas lainnya yang mengisi kios adalah UKM dan IKM Nusantara dikomandani Chandra Manggih Rahayu dan sejumlah pengusaha yang bergabung dalam Komunitas Billioner Mindset ( BM) dan pengusaha individu lainnya sehingga Santi mengklaim blok Bazar IWAPI menjadi tujuan wisata belanja yang tepat untuk dikunjungi masyarakat umum maupun pengusaha dari mancanegara pula.

“Setiap hari tamu yang datang bukan hanya untuk mengeluarkan uang atau berbelanja, tapi kami juga bersinergi dan merencanakan sejumlah kegiatan baik yang berlangsung di Thamrin City atau disebut Thamcit, maupun merancang seminar nasional yang melibatkan pemerintah dan berbagai organisasi,” kata Santi.

Niat bersyirkah yaitu berdagang dan bersinergi dengan berbagai pihak saat ditawari memasarkan lantai 3 A blok G dan H membuat Santi bersemangat apalagi dia berencana membuat sebuah pesantren modern di kawasan sentul tempat dia mewakafkan satu hektar tanah dekat perkebunan jatinya di Jonggol, Jawa Barat.

Oleh karena itu diam-diam dia rajin menabung dan aktif memperbanyak pasif income untuk mewujudkan berdirinya pesantren modern serta membangunan jaringan yang memiliki visi dan misi sama. Apalagi kalau bukan  untuk memberikan pendidikan seseuai tuntunan Alquran dan hadist termasuk memasukkan kegiatan berkuda dan memanah dalam kurikulum olahraga serta entrepreneurship sejak usia dini.

“Mulanya saya aktif memasarkan kios saja bahkan presentasi kemana-mana namun tidak terpikir untuk membuka Rumah Sehat Denzzel yang mengambil nama dari cucu sendiri. Namun jalan yang Allah SWT bukakan di luar dugaan karena  sering berkunjung ke Thamcit ternyata ada yang mengajarkan saya untuk membuat minuman shake yang enak dan sehat serta melangsingkan sehingga saya sendiri ambil 7 kios dan membuka perwakilan Herbalife,” kata Duta Bambu Spa ini.

Tertariknya pada minuman itu karena kini dapat diramu menjadi minuman yang sehat dan enak dengan dicampur buah-buahan seperti pisang.  Kini di kiosnya Santi juga menjual buah-buahan sehingga mereka yang bekerja di pusat perbelanjaan itu bisa mendapatkan buah segar bahkan tanaman langka seperti pohon tin, kurma, zaitun masih dalam lingkungan pusat perbelanjaan itu.

Dia optimistis, blok G dan H di lantai 3 A segera menjadi tujuan wisata belanja karena nantinya begitu bervariasinya produk yang ada mulai dari fashion serta beragam penawaran jenis jasa seperti salon, pijat refleksi, kios membaca aura untuk kesuksesan , tempat pangkas rambut pria, jasa biro perjalanan, majalah Excellent, kuliner, aksesoris, sepatu, tas dan beragam jenis produk lainnya.

Optimisme penyewa

Salah satu pengisi kios,  Hj Bayti Anas, mrwakili Pusat Informasi Naja Tour and Travel mengatakan pihaknya bersama konsorsium optimistis ” Sebagai Pusat Informasi Naja yang menjadi penyelenggara haji dan umroh, kami menawarkan paket ibadah ke tanah suci bekerjasama dengan perbankan nasional sehingga calon peserta bisa merencanakan kapan waktu keberangkatannya yang tepat,” kata Bayti.

Dia optimistis, sebagai travel agent pionir di lingkungan Thamcit lantai 3 A itu dia mengajak para tenant dan pengunjung untuk melakukan wisata halal maupun ibadah haji maupun umroh. “Umroh yang saya tawarkan terjangkau karena calon jemaah menabung dulu dan bisa memilih mau berangkat Umroh Promo seharga Rp 21.9 juta, yang regular Rp 23,8 juta, umroh plus berwisata ke Turki  seharga Rp 24,9 juta, umroh Arbain sebesar Rp 29,5 juta atau full Ramadhan seharga Rp 35 juta,” jelasnya.

Calon jemaah bisa bayar down payment  Rp1 Juta dapat ATM & Buku Tabungan BNI Syariah + Vchr Umroh 1 Juta, atau bayar DP Rp 2 Juta dapat ATM & Buku Tabungan BNI Syariah + Vchr Umroh 1 Juta + Koper + Perlengkapan Umroh + Asuransi + Badal Haji.Program ini lebih aman karena tabungan atas nama pribadi jamaah, tambah Bayti yang juga pemilik Brysmara HalalTravel.

Ida Kirono, penyewa lainnya yang menjadi pengusaha restoran Uncle Fajar di Rawamangun serta pemilik usaha bakery kini lebih banyak menghabiskan waktunya di Thamrin City. Selain banyak berjumpa dengan sesama pengusaha wanita, dia dapat menyalurkan profesinya sebagai interior design.

“Alhamdulilah, jaringan kerjasama antar pengusaha wanita berkembang, kami juga saling melengkapi dan membantu agar bisa memberikan yang terbaik bagi pembeli terutama untuk yang buka bisnis kuliner. Jangan heran pulang dari sini perut akan terisi kenyang,” ujarnya.

Santi Mia Sipan menutup obrolan siang itu dengan keinginannya membuat para tenant tetap sehat dengan berolahraga dengan rutin seminggu dua kali. “Nanti Rumah Sehat Denzzel yang menyediakan instrukturnya karena kalau mau bersyirkah kita juga harus sehat bersama.

Bagi sesama penyewa di Thamrin City, beragam kegiatan dan sinergi yang diselenggarakan di lantai 3 A sudah menjadi buah bibir dan Santi bahkan dituntut untuk membagi perhatiannya pada tenant di berbagai lantai lainnya. “Saya bahkan sudah dijuluki jadi ‘satpam’ gedung Thamcit karena sering kali baru bisa pulang setelah jam 20.00 WIB,”katanya berseloroh menutup obrolan. ( Hilda Ansariah Sabri)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.