Salero Kito Restoran Padang di Kota Melbourne Dipadati Pengunjung

0
1553
Pengunjung selalu padat di restoran Salero Kito ( foto: Bunda Yoely)
MELBOURNE, Australia, bisniswisata.co.id: Mencari makanan halal di negeri orang memang agak sulit. Apalagi menu khusus yang menyajikan masakan khas daerah di Indonesia, restoran Padang.

Di tengah Kota Melbourne, Australia, ada restoran Padang Salero Kito yang menyajikan aneka masakan dari Ranah Minang tersebut. Salero Kito yang terletak di Shop 18, 235 Bourke Street, Melbourne, Victoria 3000 ini, sudah hadir sejak 2013 lalu.

Restoran yang berada di kawasan perkantoran dan pertokoan ini, pelanggannya dominan para pekerja dj sekitarnya, juga turis dari berbagai negara yang banyak penduduk muslimnya seperti Indonesia, Malaysia, dan Brunai Darussalam.

Ari Utama, pengelola Salero Kito, menuturkan konsep masakan dari restorannya seperti rumah makan Sederhana yang banyak terdapat di Indonesia. ‘Jadi dulu kami belajar dengan pengelola Restoran Sederhana Rawamangun. Mulai dari cara meracik bumbu, mengolahnya sampai dengan cara memasaknya, ‘ kata Ari di Restoran Salero Kito, Melbourne, Minggu, 26/2/ 2017.

Pasangan Ari Utama di dampingi istrinya, Dede Tika Kartini terjun langsung melayani tamu retoran.
Restoran ini menawarkan konsep prasmanan. Tamu boleh pilih menu yang disuka. Rata-rata satu porsi nasi rames lengkap Aus$12. Kapasitas resto yang dominan dengan kursi dan meja kayu ini mencapai 60 orang. Dalam melayani tamu dan memasaknya Ari dibantu oleh 10-15 karyawan yang merupakan mahasiswa Indonesia yang bekerja partime.
Ari sesekali juga dibantu oleh isterinya Dede Tika Kartini, orang Sulit Air yang sudah lama merantau ke Australia. Laki-laki kelahiran Jakarta, 22 Januari 1978 ini, sebelum mengeloka restoran Padang cukup lama bekerja di perusahaan IT di Melbourne. “Saya putuskan berhenti ketika ada Oom yang mengajak saya joint mengelola restoran ini. Saya senang bisa mandiri,” ungkap ayah dari 3 anak ini.

Untuk meningkatkan tamu makan di restonya, Ari mengaku bekerja sama dengan travel agent yang ada di Merlbourne.  Ada yang membawa turis dari Indonesia, Malaysia dan negara lainnya. Rata-rata tamu yang makan di restonya berkisar 100 orang sehari. Dia buka jam buka 11.30 sd 21.00 waktu setempat.

Menurut dia tamu banyak yang pesan rendang, nasi goreng, lontong sayur dan sate padang. Untuk nasi rames ada gulai ayam, ikan, rendang, terong balado, gulai daun singkong, dan lainnya.

“Rasanya tidak kalah enak dengan masakan restoran Padang di Indonesia,” celetuk Wali Nagari Sulit Air Alex Suryani yang sedang berkunjung ke Australia, untuk bersilaturahmi dengan warga SAS di Sydney dan Melbourne.

Ari menambahkan untuk bahan baku restorannya banyak tersedia di Melbourne. Kini bagaimana pengelola dalam mengolahnya menjadi menu masakan yang disukai dan disenangi oleh tamu, sehingga bisa menjadi pelanggan yang loyal. (Bundayoely@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.