Langgar Izin Tinggal, Wisatawan Kanada Ngamuk saat Ditangkap

0
700
Dijebloskan tahanan (ilustrasi)

MATARAM, test.test.bisniswisata.co.id: IMIGRASI Kelas 1 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menahan Henry Vangesen (39 tahun), wisatawan asal Kanada karena terlibat penyalahgunaan izin tinggal. Saat ditangkap, pria asal kota Belleveille ini mengamuk dan merusak mobil petugas imigrasi.

“Sejak ditangkap, dia selalu melawan. Setibanya di kantor imigrasi, yang bersangkutan mengamuk dan memukul mobil dinas saya,” ujar Agung Wibowo, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan (Wasdakim) Imigrasi Mataram, Selasa (27/10/2015).

Agung menuturkan, Henry ditangkap berdasarkan laporan masyarakat Pemenang, Kabupaten Lombok Utara yang mengabarkan adanya warga asing yang hendak dihakimi massa karena enggan membayar sewa speedboat dan mobil.

“Karena tak terima dengan perlakuan warga asing tersebut yang diduga berusaha menipu, pemilik speedboat dan masyarakat setempat kemudian marah dan terjadi kericuhan,” lontar Agung seperti diunduh laman Liputan6.com

Petugas imigrasi kemudian terjun ke lokasi kericuhan, dan berusaha menenangkan massa. Petugas kemudian memeriksa identitas Henry, saat diperiksa lantas mengamuk dan berusaha melawan petugas.

Setelah petugas melakukan pendekatan persuasif, Henry akhirnya bersedia diperiksa. Ternyata, paspor yang digunakan overstay atau melewati tenggat waktu. Petugas imigrasi kemudian menggiring Henry menuju ke kantor imigrasi untuk menjalani proses pemeriksaan.

“Selama perjalanan dia ngomel, dan sampai kantor dia malah ngamuk-ngamuk dan merusak televisi yang ada di ruangan pemeriksaan. Saat dibawa ke ruang tahanan, eh mobil saya dirusak,” tutur Agung sambil menambahkan Henry diduga melanggar Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, dengan ancaman deportasi. (*/end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.