Sail Indonesia 2017, 70 Yacth Nikmati Eksotisme Pulau Riung

0
463
Peserta Sail Indonesia 2017 berlabuh di Pulau Riung NTT (Foto: http://fastoceancruisers.com/)

KUPANG, Bisniswisata.co.id: Sebanyak 70 kapal layar mini (yacth) kini meikmati eksotisme dan Keindahan pulau-pulau di Riung, Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal layar mini dari berbagai mancanegara berada di Pulau Riung sejak 1 September hingga 4 September 2017, untuk mengikuti Sail Indonesia 2017.

“Mereka sudah menikmati keindahan wisata bahari Wakatobi, Maumere dan Pulau Buru. Sebelum menjelajahi pulau indah lain di Indonesia, mereka akan menjelajahi pulau-pulau indah di Riung yang jumlahnya ada 17 pulau,” kata Raymond Lesmana, organizer event Sail Indonesia, 2017 dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu (02/09/2017).

Raymond menambahkan kapal-kapal tanpa mesin tersebut berasal dari berbagai negara seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Inggris, Belanda, Belgia, Italia, Spanyol dan Perancis.

“Totalnya akan mencapai 70 kapal layar karena akan bertambah setelah dari Wakatobi dan Ende. Yacht-yacht ini membawa sedikitnya 150 turis mencanegara yang berasal dari beberapa negara,” ungkapnya.

Selama 3 hari, seluruh peserta konvoi kapal yatch ini secara bertahap akan masuk ke Bajawa yang merupakan Ibukota Ngada, dan akan diterima secara resmi oleh pemerintah daerah pada 1 September 2017.

“Pemerintah Kabupaten Ngada, Flores yang didukung Kementerian Pariwisata telah menyiapkan berbagai atraksi budaya untuk menyambut peserta konvoi kapal-kapal layar yang singgah di Riung tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ngada Paulus Soliwoa mengemukakan kedatangan kapal yacht mengangkat citra Ngada sebagai destinasi wisata minat khusus ke dunia internasional. Ini sekaligus mempromosikan wilayah NTT ke tingkat internasional sebagai destinasi wisata yang membanggakan.

Soal keindahan, Paulus memang tak khawatir. Puluhan yachter ini pasti tidak kecewa dengan keindahan Riung yang sangat eksotis.
Sedikitnya ada 17 pulau terdapat di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Dengan potensi masing-masing pulau tersebut, kini NTT menjadi salah satu destinasi wisata.

“Nusa Tenggara Timur memiliki banyak surga, bukan hanya Labuan Bajo, namun ada 17 pulau yang berada di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada,” kata Paulus.

Taman Laut 17 Pulau Riung adalah gugusan 17 pulau besar dan kecil. Pulau-pulau di dalamnya adalah Pulau Kolong, Bangko, Pata, Wawi, Batu, Meja, Wire, Laingjawa, Wingkureo, Rutong, Bampa, Telu, Sua, Mborong, Ontoloe, Sui, Taor.

Para yacther bisa mengelilingi kepulauan ini dalam waktu satu hari. Sambil mengelilingi pulau, mereka juga bisa melihat keindahan alam bawah laut dari atas perairan yang tenang. “Jjika tak puas dengan hanya melihatnya dari atas, bisa snorkeling dan diving di perairan ini. Saksikan sendiri keanekaragaman hayati bawah lautnya dan nikmati berenang di perairan yang jernih ini,” tekannya.

Pulau yang ramai dikunjungi wisatawan yakni, Pulau Kelelawar dan Pulau Pasir. Di Pulau Kelelawar, mata para pelancong akan dimanjakan dengan puluhan ribu ekor kelelawar yang terbang mengelilingi pulau tersebut.

“Untuk melihat sesaat bagaimana segerombolan kelelawar terbang, biasanya pemilik perahu motor yang sekaligus pemandu mencoba membuat kegaduhan kecil seperti dengan teriakan maupun mengeraskan suara mesin perahu motornya. Seketika langit di sekitar pulau menjadi gelap karena tertutup ribuan kelelawar,” ungkapnya.

Sementara Pulau Pasir memiliki garis pantai yang dipenuhi pasir halus berwarna putih dengan panjang kurang lebih 15 kilometer mengelilingi pulau tersebut.

Sejak berangkat dari Opua di New Zealand pada awal Juli 2017, puluhan yachter ini masuk ke Indonesia via Papua Nugini.

Dari Royal Papua Yacht Club di Port Moresby di Papua Nugini, kapal berlayar dan memasuki perairan Indonesia dan telah mengeksplore beberapa persinggahan seperti Debut (23-27 Juli), Banda (30 Juli-2 Agustus), Buru Selatan (5-8 Agustus), Buton Utara (11-14 Agustus) dan Wakatobi (16-19 Agustus).

Rute selanjutnya, para peserta reli akan menyisir dan singgah di Maurole Pulau Buru (27-30 Agustus) dan Riung (1-4 September) dan singgah di Labuan Bajo (4-7 September). Peserta kemudian akan berlayar menuju Lombok Utara (10-13 September) dan Lovina Bali (16-19 September). Kemudian kapal-kapal tersebut juga akan menambatkan jangkarnya di daratan Kalimantan yaitu Kumai, Kotawaringin Barat (22-25 September).

Usai Kutai berlanjut ke Belitung (27-30 September), Parai Beach (02-05 Oktober), Penuba (7-10 Oktober), Benan (11-14 Oktober) dan Petualangan rally akbar akan berakhir di Tanjung Pinang pada tanggal 16-20 Oktober 2017. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.