RUU Miras Jangan Matikan Tempat Wisata

0
729

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta DPR memetakan wilayah-wilayah di Indonesia sebelum mengeluarkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Minuman Beralkohol. Pasalnya beberapa wilayah di Indonesia yang menjadi kawasan wisata banyak beredar minuman beralkohol atau minuman keras (miras).

“Kita lihat kawasan-kawasan seperti Bali, Sulawesi Utara (Sulut), Papua. Daerah ini kan tempat-tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara (Wisman) dan mengonsumsi minuman beralkohol golongan A merupakan sesuatu yang hal biasa bagi para wisatawan asing. Jadi keberadaan RUU Miras jangan sampai mematikan tempat Wisata,” pesan Djarot dalam rapat Pansus RUU Minuman Beralkohol di DPR, Rabu (20/1/2016).

Saat ini, sambung politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, memang diperlukan payung hukum lainnya untuk mengatur soal peredaran miras. Sebab meski sebelumnya sudah diatur dalam peraturan presiden (perpres), peraturan daerah (perda) di daerah masing-masing, dan peraturan kementrian perdagangan (permendag), namun tetap harus ada payung hukum baru. “UU ini fungsinya sebagai payung hukum. Agar kuat nantinya kalo ada yang memayungi,” katanya.

Diakui, pihaknya sangat mendukung adanya Rancangan Undang-Undang (RUU) Minuman Beralkohol. Sebab saat ini peredaran minuman beralkohol atau minuman keras (miras) perlu diawasi dengan baik. “Intinya sepanjang UU ini nantinya bisa mengatur, memberi kepastian, dan bisa dilaksanakan di lapangan. Sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia yang heterogen,” tambahnya.

Perlu diketahui, peraturan minuman berlakohol sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 74/2013, peraturan daerah DKI Jakarta (perda) No. 187/2014 , dan peraturan Kementrian Perdagangan (Permendag) No. 6/2015.

Di Indonesia, minuman beralkohol dibagi menjagi tiga golongan, golongan A, B, dan C. Minuman beralkohol (mihol) golongan A mengandung etil alkohol 0-5 persen, golongan B mengandung etil alkohol lebih dari 5-20 persen, dan golongan C mengandung etil alkohol lebih dari 20-55 persen. (*/i)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here