Senapan Mesin, Souvenir Turis Melancong di Rusia

0
843
Senapan mesin untuk oleh-oleh wisatawan

MOSKOW, test.test.bisniswisata.co.id: Oleh-oleh usai kunjungan wisata ke luar negeri seperti Gantungan kunci, kaos dan ragam benda kecil lainnya memang sudah sangat populer. Namun Rusia menawarkan yang berbeda bagi wisatawan yang telah berwisata di Moskow. Selain vodka, kini wisatawan dapat membawa oleh-oleh senapan mesin.

Tak sembarang senapan mesin, melainkan oleh-oleh senapan mesin Kalashnikov yang legendaris. Wisatawan yang telah mengunjung Moskow bisa membeli empat model senapan di sini: AK-74, AK-74M, AK-103, dan PP-19. Khusus untuk model terakhir ini adalah senjata yang digunakan oleh polisi Rusia.

Dilansir dari laman Russia Beyond The Headlines, Senin (12/09/2016) wisatawandari mancanegara sangat antusias, senang bahkan bangga membeli oleh-oleh khas Rusia ini. Dan memang belum ada didapati dari negara lain penghasil senjata, khususnys.

“Wow, AK-74. Saya pernah punya salah satunya waktu masih di tentara,” kata seorang pengunjung di toko Kalashnikov Concern yang baru dibuka di Bandara Sheremetyevo, Moskow.

“Kalashnikov merupakan salah satu merek paling populer yang muncul di kepala orang-orang di seluruh dunia saat memikirkan Rusia. Kami bangga menawarkan para wisatawan berupa suvenir senapan mesin dengan merek perusahaan kami,” kata Vladimir Dmitriev, Direktur Pemasaran Kalashnikov.

Meskipun menjual senapan mesin yang lazim disandang tentara untuk berperang, toko Kalashnikov Concern tak melupakan desain yang menarik. Tak menyeramkan, toko ini malah terlihat bak gudang senjata di film James Bond yang mewah, dengan desain kontemporer dan penerangan terang dari lampu neon.

Bukan hanya membuka toko di bandara, perusahaan ini juga membuka toko online dan sekitar 30 toko di 24 kota Rusia.
Namun peringatan keras, ditujukan kepada pengunjung toko Kalashnikov yang menjual oleh-oleh senapan mesin di bisa terbentur dengan larangan tidak boleh membawa senjata api di bandara.

Apalagi di tengah ancaman terorisme global, meneteng senapan mesin dalam bandar udara adalah tindakan yang dapat membahayakan. Malah ditangkap dan diproses hukum.

Harga rata-rata senjata mesin ini ialah antara 20 – 30 ribu rubel (sekitar 4 – 6 juta rupiah). Model yang paling murah, replika AK-74, dibanderol 12.300 rubel (sekitar 2,5 juta rupiah). Sementara versi yang paling mahal adalah replika AK-74 berwarna kuning tembaga dengan pegangan kayu dan pegangan serta ujung kayu, dijual seharga 34.500 rubel (sekitar 7 juta rupiah).

Selain itu, di etalase toko juga dipajang senapan angin untuk olahraga, yang ditujukan untuk menembak target. Kapasitasnya tak lebih dari 3 J. dan Anda hanya perlu menunjukkan paspor untuk membelinya. Anda juga bisa membeli kaus, pulpen, pelindung ponsel, serta suvenir dan perlengkapan berburu di toko ini. Tentunya, semuanya bermerek Kalashnikov.

Siapa saja yang berusia 18 tahun ke atas dapat membeli sebuah “Kalash”. Suvenir unik ini tak bisa dibawa ke kabin, tapi bisa ditaruh di bagasi. Semua senjata dijual dalam kotak khusus, memiliki identifikasi dan dokumen terkait, jadi petugas bandara seharusnya tak akan bertanya-tanya. (*/EN)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.