Runway Sam Ratulangi Diperpanjang

0
615
Bandara Sam Ratulangi Manado

MANADO, test.test.bisniswisata.co.id: Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado bersolek. Runway Bandara ditambah 150 meter menjadi 2.800 meter dari sebelumnya 2.650 meter. Juga, area terminal ditingkatkan menjadi 4.000 meter persegi. Jumlah garbarata ditambah menjadi lima. Semua ini dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata di Sulawesi Utara.

“Perpanjangan runway ini, untuk mendorong peningkatan lalu lintas udara. Juga Air Bus type A 350 yang berkapasitas sekitar 400 penumpang bisa mendarat di Sam Ratulangi. Ini pasti berdampak pada peningkatan jumlah penerbangan domestik maupun internasional,” ungkap Airport Operations and Readiness Department Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sugito, kemarin.

Selain itu, lanjut dia, Bandara Sam Ratulangi diperluas, termasuk cargo. Interior pun dipercantik. Rancangannya disesuaikan nuansa khas Sulawesi Utara. Tujuannya memberika rasa kenyamanan bagi penumpang, termasuk wisatawan.

“Rencana perluasan bandara masih ada di master plan. Masih dikaji. Tapi prinsipnya memberi kenyamanan pada wisatawan. Kita akan bangun di lantai satu dan dua, serta pemanfaatan lantai tiga untuk lounge,” ujarnya.

Bila ini terealisasi, Sugito yakin, Sulawesi Utara akan semakin popular di mata wisman. Hal yang sangat wajar mengingat Sulwesi Utara punya Akses, Atraksi, Amenitas, yang bagus. Tiga hal yang kerap disuarakan Menpar Arief Yahya, yang menjadi syarat sebuah kawasan pariwisata itu hidup dan berkembang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulawesi Utara Happy Korah. Bagi Korah, Bandara yang berjarak sekitar 30 menit dari Kota Manado itu merupakan gerbang wisata Sulawesi Utara.

Ini lah pintu masuk wisnus dan wisman yang ingin plesiran ke Pulau Bunaken, Bukit Kasih Kanonang, Pulau Siladen, Bukit Doa Tomohon, Danau Linow, Pulau Lihaga, Waruga, Pantai Lakban, Gunung Api Mahangetang hingga Taman Nasional Tangkoko.

“Potensi wisata alam di Sulawesi Utara tidak kalah dari daerah lain di Indonesia. Kami sangat senang dengan adanya rencanan perpanjangan runway dan perluasan area Bandara Sam Ratulangi. Akses yang makin bagus ini pasti bisa menambah angka kunjungan wisman dan wisnus ke wilayah kami,” papar Korah.

Korah optimistis, impact dari pengembangan Bandara Sam Ratulangi mampu meningkatkan pertumbuhan penumpang 10 persen dari jumlah penumpang 2015 yang mencapai 2,5 juta orang. “Untuk 2016 saya kira akan menjadi kebangkitan dunia pariwisata di Sulut. Saya hitung-hitung jumlah penumpang minimal akan naik dua digit,” jelasnya. (*/PR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.