Rumah Mode Versace Hadirkan Koleksi Haute Couture

0
865

PARIS, test.test.bisniswisata.co.id: Berbicara mengenai koleksi Versace, orang pasti familiar dengan gaya seksi dan busana yang memeluk tubuh. Sejak didirikan pada 1978 oleh Gianni Versace, rumah mode yang berbasis di Milan, Italia, itu memang identik dengan nafas sensual dan gaya femme fatale.

Apalagi Versace lekat dengan para aktris bergelar bomb sex, seperti Elizabeth Hurley, Jennifer Lopez, Lady Gaga, Eva Longoria, serta tentu saja Angelina Jolie.

Namun, jika Anda melihat koleksi terbaru yang dipersembahkan Donatella Versace untuk lini adibusana Atelier Versace di Paris Haute Couture, pekan ini, seksi adalah kata yang terpikir belakangan. Kontras dengan busana transparan atau siluet yang ketat memeluk tubuh, koleksi Versace justru lembut. Romantis.

Meskipun begitu, Donatella sepertinya membenci ungkapan romantis yang banyak diutarakan para pengamat mode. “Bukan romantis. Tapi, kita semua punya sisi lembut kadang-kadang dan itu yang ingin saya tunjukkan,” kata Donatella, dilansir The Independent, Selasa (07/07/2015).

Kelembutan itu dituangkan secara besar-besaran oleh Donatella. Dia bahkan membeli 25 ribu bunga anggrek yang kemudian dijadikan dekorasi utama di catwalk Versace. “Koleksi ini tentang mimpi, tentang fantasi,” ucap Donatella yang menambahkan setiap gaunnya membutuhkan waktu pembuatan tidak kurang dari 600 jam.

Biasanya, adibusana adalah tentang kemewahan, tentang fantasi, tentang kemegahan. Tapi, Versace berhasil membawa aura baru ke panggung haute couture. Ada kesederhanaan yang mewah dalam setiap desain Versace.

Itulah yang membuat lini adibusana Versace begitu sukses di pasaran. Klien mereka pun bukan lagi wanita paruh baya dengan harta melimpah, melainkan generasi jutawan yang jauh lebih muda dan penuh gaya.

Hal itu, diterjemahkan Donatella lewat kain sifon yang dililitkan di seputar busana berstruktur elegan. Tidak tampil membosankan, sifon Versace penuh citarasa. Dihiasi manik-manik, sulaman, juga teknik olah kain level tinggi. “Pembentukan dan penghancuran. Kekacauan yang indah,” kata Donatella.

Kekacauan nan indah itu dibungkus Donatella dengan pemilihan warna yang manis, merah muda, ungu muda, biru muda, semua warna pastel hadir di catwalk Versace, ditingkahi beberapa warna gelap seperti biru navy, hitam dan tembaga gelap. Menjadikan koleksinya terasa seimbang. Pas. tidak terlalu manis layaknya gula-gula ataupun terlalu gelap laksana gotik. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.