Ribuan Masyarakat Jakarta Rela Antri Menikmati Kuliner Nusantara

0
1350
Suasana Festival Jajanan Bango 2015. (Foto. evi)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Sebagai bagian dari misi besar untuk mengedepankan kecintaan dan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan warisan kuliner Nusantara, Kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia, Tbk.- kembali mempersembahkan Festival Jajanan Bango (FJB).

Festival yang berlangsung untuk ke-10 kalinya ini nampak mendapat antusias besar dari masyarakat, hal itu terlihat mulai pukul 09.30 WIB hingga sore hari, ribuan pecinta kuliner dari berbagai wilayah Indonesia terus memenuhi area FJB 2015.

“Kota Jakarta menjadi persinggahan terakhir sekaligus kota penutup rangkaian FJB 2015, setelah sebelumnya hadir 75.000 pecinta kuliner di Yogyakarta dan Surabaya pada Mei lalu,” ujar Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia, Tbk.- Nuning Wahyuningsih pada acara pembukaan FJB 2015 di Parkir Barat Senayan, Jakarta, Minggu (14/6/15).

Menurutnya dengan tema “Persembahan Kuliner dari Barat ke Timur Nusantara”, FJB tahun ini menghadirkan puluhan legenda kuliner yang berasal dari wilayah Barat ke Timur Nusantara yang telah teruji kelezatan dan kesohorannya untuk memanjakan lidah pecinta kuliner.

“Melalui tema ini, Bango yang menghadirkan 71 kuliner ingin mengangkat kembali kebanggaan masyarakat Indonesia akan kekayaan ragam kuliner Nusantara, suatu identintas bangsa yang kalau kita abaikan bisa saja hilang,” ungkapnya.

Berbeda dari pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, kali ini FJB 2015 menghadirkan 10 Jagoan Kuliner Nusantara yang dipilih langsung oleh masyarakat serta tiga Legenda Kuliner yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang festival kuliner World Street Food Congress (WSFC) 2015.

“WSFC 2015, merupakan pesta kuliner internasional yang diikuti 12 negara dan berlangsung pada April lalu di Singapura. Empat perwakilan Indonesia telah mengharumkan nama Indonesia, namun sayang legenda kuliner asal Surabaya, Soto Ambengan Pak Sadi tidak bisa hadir,” ujar Nuning.

Tiga legenda kuliner perwakilan World Street Food Congress, yang hadir dan nampak terlihat dipenuhi pengunjung, yakni Gudeg Yu Nap, Ayam Taliwang Bersaudara, dan Kupat Tahu Gempol.

Di festival ini para pecinta kuliner Nusantara, diajak berpetualang menjelajah khasanah Nusantara, mulai dari Area Indonesia Bagian Barat, Area Indonesia Bagian Tengah, hingga Area Indonesia Bagian Timur.

Pemilik Warung Makan Gudeg Yu Nap, Jeffry Sie yang mengikuti WSFC 2015 di Singapura, pada kesempatan yang sama menceritakan pengalamannya saat mengikuti ajang tersebut. “Saya bangga karena pada event tersebut dari sore hingga malam hari, antrian panjang tidak pernah berhenti di depan stan kami,” ungkapnya.

“Ternyata bukan hanya orang Indonesia saja yang suka makan gudeg, kuliner khas Nusantara kita ini juga laku keras di ajang internasional, dan ini harus jadi kebanggaan kita bersama,” tegas pria yang membangun usaha gudegnya bersama Mbakyu Zaenab di Bandung sejak 2006 ini.

Hal itupun dibenarkan pengamat kuliner dunia asal Singapura yang juga pembawa acara kuliner “The Food Surprise!”, KF Seetoh. “Indonesia memiliki keragaman kuliner yang unik dan kaya akan rasa serta warna budaya,” katanya.

“Saya kagum dengan culinary art khas Indonesia yang jelas tercermin dan terasa di masing-masing hidangan,” ujar Seetoh yang pada kesempatan tersebut mencicipi sembilan menu kuliner Nusantara.

Kampung Bango, Galeri Festival Jajanan Bango, yang menampilkan berbagai kisah menarik di balik keberagaman warisan kuliner Nusantara dan kisah sukses Bango selama 10 tahun terakhir menambah kemeriahan FJB 2015, serta ditutup dengan pesta kembang api yang menutup rangkaian kegiatan FJB 2015. (evi/aldi)

10 Jagoan Kuliner Nusantara yang hadir:
1. Bebek Kaleyo
2. Nasi Krawu Gresik Bu Tiban
3. Pecel Pincuk Ibu Ida
4. Bakwan Malang Senayan Pak Miing
5. Pionir Soto Kudus Kauman
6. Kare Bebek Seulawah
7. Nasi Goreng Betawi Lalan Bhakti
8. Nasi Pindang Patin Wong Palembang
9. Bebek Kayu Tangan (tidak dapat hadir)
10.Mie Ayam Mapan (tidak dapat hadir)

10 Legenda Kuliner Nusantara:
1. Mie Aceh Sabang
2. Mie Koclok Mas Edi Cirebon
3. Lontong Balap Pak Gendut Surabaya
4. Tengkleng Klewer Bu Edi Solo
5. Sate Klatak Mak Adi Yogyakarta
6. Nasi Pindang Pak Ndut
7. Tahu Tek Telor Cak Kakar Surabaya
8. Sate Jamur Tiram Cak Oney Yogyakarta
9. Oseng-oseng Mercon Bu Narti, dan
10.Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.