RI tuan rumah kongres UFTAA untuk pertama kalinya di Bali 16-19 November 2014

0
1198

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id; Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan konggres dari United Federation of Travel Agent’s Association-UFTAA, sebuah a asosiasi yang beranggotakan perusahaan travel agent dari seluruh penjuru dunia ini, untuk pertama kalinya akan mengadakan di Indonesia, setelah ASTINDO masuk menjadi salah satu anggotanya, kata Sjachrul Firdaus,  Direktur Eksekutif ASTINDO, hari ini.

“Ketua Umum ASTINDO, Elly Hutabarat aktif di UFTAA dan baru kembali dari pertemuan regular di Monaco. Alhamdulilah kini UFTAA mempercayakan kegiatannya berlangsung di Hotel Aston Ungasan, Bali, Indonesia,” ujarnya.

Kongres UFTAA  berlangsung mulai hari ini 17 November hingga 19 November 2014 dan  merupakan  yang ke 47, dan untuk pertama kalinya juga bahwa kongres UFTAA akan diawali dengan Travel Mart, yaitu forum B2B untuk Inbound Tour, dimana Buyer-nya yang berasal dari berbagai negara itu juga dapat dijadikan partner untuk Outbound Tour, sedangkan Congress-nya sendiri membahas tentang Ticketing, kata Syachrul Firdaus.

Hadir sebagai nara sumber a.l Dusan Kostic, IATA Regional Director, Financial and Distribution Services (FDS) yang membahas tema From Being Hard to Being Strong atau dari “Dari sulit menjadi kuat”.Pembicara lainnya adalah Andreas Korosi, IATA Travel Agency Commissioner (TAC) untuk Area 2 atau TC 2.  Topik yang diangkatnya adalah mengenai pentingnya mengetahui persyaratan penetapan resolusi yang dibuat oleh IATA atau yang dikenal dengan “IATA Reso” dan juga fasilitas TAC yang kadang membuat repot travel agent

Pihaknya jauh-jauh hari sudah menghimbau anggota ASTINDO untuk berpartisipasi di event ini karena bisa bertemu langsung dengan para nara sumber yang juga praktisi di lapangan sehingga bisa belajar dan diberi kesempatan untuk tanya-jawab.

Anggota ASTINDO mendapat keringanan harga khusus untuk menjadi “Buyer” hanya dengan membayar Registration US$ 250 dari harga yang seharusnya dibayar sebesar US$ 800 untuk peserta dari Negara lain. Kegiatan B2B sebagai buyer bertemu seller mancanegara ini akan berdampak langsung pada usaha bisnis masing-masing peserta, kata Syachrul Firdaus.

President UFTAA, Joe Borg Olivier mengatakan kegiatan B2B adalah salah satu upaya baru untuk UFTAA  yang menggabungkan pertemuan bisnis dengan sesi pendidikan dan informasi. Pihaknya berharap bisa menarik tidak hanya delegasi anggota UFTAA tapi juga semua perusahaan perjalanan agen / operator tur yang belum menjadi anggota.

Sebelum kongres, para pembeli  (buyer) melakukan pre-tour dengan mengunjungi Makassar, ibukota provinsi Sulawesi Selatan selama 3-hari dari 14-16 November dengan biaya sepenuhnya ditanggung termasuk biaya pesawat dari dan Bali-Makassar.(hildasabri@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.