Restoran Indonesia di Australia Raih Penghargaan Internasional

0
545
Sate Ayam menu khasnya

QUEENSLAND, bisniswisata.co.id: Sebuah restoran kecil yang menghidangkan makanan Indonesia di kawasan pantai Cairns Esplenade, negara bagian Queensland, Australia meraih penghargaan dari TripAdvisor untuk kategori tempat makan yang pas dengan bujet di Australia. Restoran bernama Bagus Cafe ini dimiliki pasangan Safwan dan Sri Muryani. Keduanya asal Jawa Tengah yang sudah tinggal di Australia sejak 2008.

Bagus Cafe letaknya hanya kurang dari 10 menit menyetir dari bandara udara Cairns ini mengalahkan restoran-restoran ternama lainnya, seperti restoran Malaysia Mamak di Sydney dan Laksa King di Melbourne yang menyajikan makanan Singapura.

Safwan dan istrinya pertama kali ke Australia dengan niat istrinya yang ingin belajar memasak. Sri pernah pernah belajar memasak masakan Barat di Melbourne. “Setelah selesai kami berdua ingin melanjutkan tinggal di Australia, saya sempat mencari kerja tapi enggak dapat-dapat. Karena persyaratan untuk mendapatkan izin menetap permanen, akhirnya kami memutuskan pindah ke Cairns,” ujarnya seperti dilansir laman www.australiaplus.com, Senin (24/10/2016).

Keputusannya ternyata membuahkan hasil, terlebih setelah Safwan membeli sebuah restoran kecil yang letaknya bersebelahan dengan pondok penginapan bagi para backpacker. Safwan mengaku tidak bisa memasak dan ia hanya belajar dari orang-orang, termasuk dari kakaknya.

Tapi nasi goreng, sate ayam, iga bakar, ikan bakar, dan bebek kremes kini menjadi menu yang paling banyak dipesan oleh konsumennya. “Sementara saya memasak makanan Indonesia, istri saya memasak makanan breakfast [sarapan pagi]… jadi kami bagi-bagi tugas,” ujarnya.

Membuka restoran di kawasan pantai di Australia, belum lagi jarang ditemukan warga Indonesia tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Safwan dan istrinya. Terlebih daging-daging yang disajikannya pun halal.

“Tantangan sebenarnya harus selalu fokus dan yakin. Saya menganggap konsumen sebagai saudara jadi saya tanya mereka bagaimana rasanya, selalu minta masukan. Malah yang menjadi penyemangat saya adalah jika ada konsumen yang makanannya habis, piringnya dikembalikan kepada saya dan mengucapkan terima kasih,” kata Safwan.

Sejak membuka restoran, Safwan memang sudah ada keinginan membuat masakan yang rasanya banyak digemari dengan harga terjangkau. Salah satu menu andalan di Bagus Cafe, ikan bakar dan sambal jingkrak.

Harga makanan di Bagus Cafe berkisar tujuh dolar AS untuk sarapan hingga 26 dolar AS seperti ikan bakar. Soal keaslian rasa, Safwan mengaku tetap menjaganya, bahkan ada tingkat kepedasan yang bisa dipilih konsumen. Semua bumbunya, ia akui berasal dari negara bagian Queensland, yang memiliki iklim tropis sama seperti Indonesia.

Usahanya kini membuahkan hasil ketika TripAdvisor memberinya penghargaan yang kedua kalinya. Tahun 2015, Bagus Cafe pun mendapat penghargaan karena banyaknya review yang ditulis para konsumen. Hingga Senin (24/10), tercatat sudah 345 review yang ditulis oleh mereka yang kebanyakan para traveller atau pengelana.

“Saya memesan iga bakar dan nasi goreng dan benar-benar enak. Saya belum pernah mencoba masakan Indonesia, jadi ini pertama kalinya dan luar biasa,” tulis seseorang bernama Orangeswirls pada awal September lalu.

Jika Anda melihat hampir mayoritas yang memberikan penilaian dan komentar adalah warga lokal Australia, bahkan dari negara lain. Sebanyak 213 orang memilih rating ‘Excellent’ dan hanya lima orang yang memilih ‘Poor’. “Mungkin hanya 20 persen konsumen kami berasal dari Asia, terutama Indonesia dan Filipina,” kata Safwan.

Safwan boleh berbangga karena restoran yang awalnya hanya memiliki empat kursi, kini sudah mencapai 45 kursi. Lantas berapa omzetnya per hari? “Ya kalau sedang ramai bisa sekitar 70-100 porsi, saya mengawalinya kurang dari 10 porsi,” ujarnya sambil menambahkan ke depannya Safwan berharap bisa mencari tempat baru untuk mengembangkan usahanya. (*/TP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.