Resmikan Bandara Silangit, Presiden Jokowi Berbahasa Batak

0
186
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Silangit

TAPANULI UTARA, Bisniswisata.co.id: “Buka ma pintu buka ma tangan si nungga rade labuhan di hita internasional, saya ulang, Buka ma pintu buka ma tangan si nungga rade labuhan di hita internasional (Siapkan diri untuk berubah karena sudah tersedia bandara internasional),” lontar Presiden Jokowi saat meresmikan terminal bandara internasional Silangit di kawasan Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (24/11/2017).

Kepala negara menggunakan bahasa Batak saat meresmikian dan sambutan tepuk tangan serta senyum lebar para pejabat dan masyarakat yang menghadiri peresmian itu.

Pada 74 ribu tahun silam, kata Presiden Jokowi, wilayah Danau Toba yang indah ini lahir dari letusan maha dahsyat dan dampaknya terasa ke seluruh dunia. “Sekarang kita sedang membuat ledakan baru di dunia pariwisata, saat gerbang menuju keindahan Danau Toba yang menyimpan sejarah bumi dan kekayaan budaya suku-suku di Tano Batak terbuka lebar,” tambah Presiden.

Presiden Jokowi menilai bandara internasional Silangit menjadi gerbang bagi wisatawan berkunjung dan gerbang kreativitas pelestarian adat Batak. “Gerbang untuk marsipature huta nabe (memperbaiki kampung halaman masing-masing), membangun kampung halaman dan terutama gerbang menuju peningkatan kemakmuran, kesejahteraan seluruh tano Batak,” ungkap Presiden.

Tidak ketinggalan Jokowi juga meminta agar menyampaikan kabar mengenai bandara Silangit ke seluruh dunia. “Pidong nahabang pasarma baritaon tu luat portibi on (hai burung yang terbang sampaikan kabar ini ke seluruh dunia). Dengan mengucap bismillah saya nyatakan bandara internasional Silangit resmi dibuka,” ungkap Presiden.

Presiden juga meminta agar runway bandara Silangit diperpanjang dari 2.650 meter menjadi 3.000 meter agar pesawat berbadan lebar bisa masuk ke Silangit. “Targetnya paling lambat 2020, paling lambat, jadi bisa maju 2018, 2019 dan terminalnya dari 3.000 meter persegi menjadi 10 ribu meter persegi,” ungkap Jokowi.

Tidak ketinggalan Presiden Jokowi juga menyampaikan salam dalam bahasa Batak. “Horas Tondi ma dingin pir tondi matogu (selamat atas kehadirannya dan diberkati semuanya),” tambah Jokowi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Bandara Silangit sebenarnya sudah berstatus sebagai bandara internasional pada 28 Oktober 2017, ditandai dengan penerbangan perdana Garuda Indonesia GA 8510 dari Bandara Changi Singapura ke Silangit.

Bandara yang bisa melayani 500.000 penumpang per tahun ini dilengkapi fasilitas CIQ (Custom, Immigration, Quaratine), landasan dengan panjang 2.650 x 30 meter, dan PCN yang bisa mengakomodasi pesawat berbadan sempit Airbus A320 dan Boeing 737-800.

Selain itu bandara memiliki fasilitas Wi-Fi gratis, tampilan jadwal bus dan penerbangan, pembayaran elektronik, mesin tiket bus, e-kiosk informasi turis, self check-in, dan berbagai fitur digital lain. “Target penumpang di bandara Silangit mencapai 162 juta orang per tahun pada 2019,” ungkapnya.

Hadir dalam acara itu Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi. (HMS)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.