Home NASIONAL Rekor Muri Kain Tenun Samarinda dan Amplang Terpanjang Tutup Festival Mahakam 2014

Rekor Muri Kain Tenun Samarinda dan Amplang Terpanjang Tutup Festival Mahakam 2014

0
1336

SAMARINDA, Bisniswisata.co.id: Setelah tiga hari kota Samarinda, Kalimantan di ramaikan dengan berbagai kegiatan, Minggu malam (2/11/14) Festival Mahakam 2014 ditutup dengan atraksi panggung budaya nusantara, festival sape’, dan rekor Muri.

Penampilan dua tarian selamat datang dari Kutai Kertanegara (suku dayak Kenya dan Tenggarong) serta alunan musik Sape’ yang merdu membuka acara penutupan festival yang diselenggarakan di Tepian Mahakam, Samarinda. Sape’ merupakan alat musik tradisional dari Kalimantan Timur yang biasa dibawakan untuk mengiringi tarian. Pada malam penutupan itu tiga alunan musik Sape’ menceritakan nuansa dari tiga suku dayak, yakni Bahau, Kenya, dan Oheng.

Dilanjutkan dengan penampilan Pelangi Titian Dewata yang dibawakan para seniman Samarinda dan tari tradisi kuno Mahakam Hulu serta tarian dari Kota Balikpapan. Gubernur Kalimantan Timur Dr H Awang Faroek Ishak dalam sambutannya yang disampaikan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Aswin, mengatakan, “Festival ini akan berdampak positif sebagai upaya pelestarian seni dan budaya daerah sekaligus menunjang ┬átumbuh dan bergairahnya bagi dunia kepariwisataan”.

Menurutnya merupakan saat yang tepat melakukan terobosan bagi kemajuan dunia kepariwisataan dengan kebudayaan dan pariwisata, baik nasional maupun wisatawan mancanegara. “Saya berharap agar semua potensi yang ada di masing-masing daerah itu dapat dikelola dan ditampilkan untuk kemajuan kepariwisataan daerah masing-masing seperti halnya yang sudah dilakukan Kota Samarinda,” ungkapnya. Selesai malam panggung pawai budaya, rekor Muri yang dinantipun tiba. Ada dua kategori rekor Muri yang diberikan pada Festival Mahakam tahun ini, yakni rekor Muri kain tenun sarung Samarinda (117 meter) dan rekor Muri Kerupuk Amplang terpanjang.

Artis ibukota Rendy Martin menemani artis Samarinda Tiara menyanyikan lagu “Sungai Mahakam” dan ” Hero” sambil diiringi kain tenun Samarinda yang dikerjakan delapan orang dengan waktu 7 hari persembahan Dekranasda Samarinda. “Panjang dari kerupuk amplang ini 16 meter dengan tulisan I Love Samarinda,” ujar istri Walikota Samarinda, Puji Setyowati kepada Bisniswisata.co.id.

Menurut Puji, Kerupuk Amplang terbuat dari bahan ikan pipih. “Ikan pipih itu durinya besar dan mudah mengambil dagingnya, tnggal di tarik. Selain iti ikannya pun tidak gatal kalau di makan. Campuran lainnya menggunakan gandum,” tambah Puji yang pernah mengajar di Universitas Mulawarman ini. (evi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here