Rekor MURI, 1.094 Musisi Tampil di Road To Soundrenaline 2017

0
444

SURABAYA, Bisniswisata.co.id: Sebanyak 1.094 musisi berbagai genre dari Jawa Timur tampil di gelaran Road To Soundrenaline 2017 di lapangan Kodam V Brawijaya pada Minggu (13/8/2017) malam, meraih rekor MURI sebagai Pertunjukan Band Dengan Jumlah Musisi Terbanyak. Aksi tersebut juga didaftarkan untuk dapat memecahkan rekor dunia sebagai The Largest Performing Rock Band.

Jumlah tersebut melebihi target semula 1.015 musisi. Ke 1.094 musisi tersebut terdiri dari 203 penabuh drum, 498 gitaris dan 393 vokalis. Para musisi itu datang dari berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim) di antaranya Surabaya, Malang, Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, Probolinggo, Jember, dan Pamekasan.

Pertunjukan yang ditampilkan musisi dari berbagai kota di Jatim, dalam rangka menyambut Soundrenaline 2017 bertema #UnitedWeLoud yang akan digelar di Garuda Wisnu Kencana, Bali. pada 9-10 September.

Mereka berkolaborasi melantunkan lagu Rumah Kita dan Kebyar-Kebyar milik Gombloh sebagai bentuk ekspresi atas semangat persatuan. Samir, pencetus ide untuk rekor tersebut, memimpin para gitaris. Ari Lasso dan Musikimia juga tampil membakar semangat para musisi.

Samir mengatakan, lagu Rumah Kita dan Kebyar-Kebyar dipilih karena mereka ingin menyampaikan pesan persatuan ke seluruh bangsa. “Di tengah keberagaman ekspresi, kita harus tetap mengutamakan persatuan untuk bersama-sama menghasilkan karya yang makin luar biasa,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (14/08/2017)

Samir berharap pertunjukan tersebut dapat menjadi simbol persatuan musisi di Jatim maupun di Indonesia. “Sesuai dengan semangat #UnitedWeLoud yang diusung oleh Soundrenaline, kami menyatukan ribuan talenta musik di Jatim untuk menghasilkan karya luar biasa yang gaungnya dapat didengar ke seluruh negeri,” ujarnya.

Fadly dari Musikimia menilai pertunjukan tersebut spektakuler. Ia bangga bisa menjadi bagian dari acara ini. “Kita berharap penampilan ini bersama 1.094 musisi dapat mencuri perhatian dunia terhadap talenta musisi Indonesia yang luar biasa. Kita yakin ketika berkolaborasi, pasti bisa membuat karya yang lebih ‘berisi’,” katanya.

Penggagas ajang Road To Soundrenaline 2017, Yoyok Hartoyo bersama tiga musisi Surabaya yakni Darma Arif, Samir dan Dika Dewanto sebelum menggelar ajang akbar ini, sejak dua bulan lalu melakukan sosialisasi untuk menyamakan visi dan misi. Bahkan mereka juga menggelar workshop musik dari kota ke kota.

“Tantangannya itu bagaimana menyamakan persepsi, menekan ego masing-masing. Bagaimana musisi yang levelnya tinggi dari band yang sudah dikenal bisa bermain musik dengan musisi yang masih level rendah. Itu tidak mudah lho, harus begitu,” tukas Darma Arif yang juga bassist ini.

Intinya, kata dia, di ajang ini para musisi dari berbagai genre, mulai rock hingga keroncong, diharuskan memainkan musik dengan ketukan yang sama, not yang sama secara bersama-sama. “Yang biasa pegang drum ya memainkan drumnya, gitar, bass juga sama. Yang vokal menyanyi bersama,” tandas Darma.

Musisi ini tidak pernah bertemu secara bersama sebelumnya. Mereka hanya memberikan tutorial secara online kepada masing-masing musisi. Bahkan untuk vokal diberikan tutorial terpisah bagi yang perempuan dan laki-laki. “Jadi latihannya lewat media audio visual. Jarak jauh latihannya karena tidak mudah menyatukan mereka untuk latihan bersama,” kata Samir sebagai pelatih guitar di ajang ini.

Road to Soundrenaline di Surabaya adalah bagian dari 50 kota yang disinggahi ajang ini. Di Surabaya, ajang ini digelar selama dua hari sejak Sabtu (13/8) hingga Minggu (13/8) malam. Ada tujuh band top ibu kota yang tampil selama dua hari itu di antaranya Andra and The Backbone. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.