Reklamasi Teluk Benoa Jadi Primadona Wisata Dunia

0
854

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Peraturan Presiden No 51 Tahun 2014 tentang revitalisasi Teluk Benoa dengan cara melakukan Reklamasi Teluk Benoa merupakan suatu langkah yang tepat untuk lebih mempersiapkan Bali menjadi tetap sebagai primadona tujuan wisata dunia.

“Reklamasi Teluk Benoa diharapkan akan ada perluasan lahan yang Bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata yang bernuansa Blue Aquatourisn and Green Agrotourism yang baru ada satu satunya didunia seperti diteluk karibia,” papar Ketua Umum Masyarakat Pariwisata Indonesia, I Wayan Suarta dalam siaran pers yang diterima test.test.bisniswisata.co.id di Jakarta, Kamis (16/4/2015).

Tak hanya mempersiapkan Bali sebagai Primadona Dunia, lanjut Wayan, reklamasi Teluk Benoa juga menjawab persoalan Bali terutaa makin berkurangnya lahan akibat dari Kemajuan Bali yang sangat pesat.

Kesedian jalan tol dan pemasangan pipa gas yang melewati Teluk Benoa dan pelabuhan laut international telah merubah Teluk Benoa tidak lagi menjadi daerah konservasi air. Bahkan, saat ini, ancaman terjadinya abrasi Teluk Benoa akan mengancam keberadaan situs situs Pura Hindu.

“Jadi upaya reklamasi justeru akan membantu masyarakat Bali. Upaya reklmasi ini, sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Badung dan Bali karena akan memberikan dampak yang positif bagi Ekonomi, BUdaya, Sosial Dan LIngkungan hidup,” tegasnya.

Apalagi, kata I Wayan, Penunjukan PT.TWBI sebagai pengembang Reklamasi dan revitalisasi Teluk Benoa oleh Pemerintah sangat tepat. Sebab, kredibilitas PT TWBI tidak diragukan. Perusahaan tersebut merupakan satu group dengan Tambling wildlife dibawah Artha Graha Network yang melakukan Pembangunan Konservasi Hutan dan Konservasi Air di pulau Tambling Lampung yang sekarang menjadi Kawasan wisata Foresttourism dan Aquatourism Dan juga Konservasi Hutan Lindung dikabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat.

Keberhasilan perusahaan tersebut, dalam upaya mengembangkan kawasan hijau dan perbaikan kualitas terumbu karang serta berhasil mengkampanyekan program Green and Blue environment sudah banyak mendapatkan penghargaan International yang patut dibanggakan.

“Oleh sebab itu diharapkan PT TWBI jangan mundur dan apalagi sampai moratorium terhadap rencana reklamasai Teluk Benoa karena jika diberikan ke group usaha lain yang Kurang berpengalaman justru hanya akan berfokus pada keuntungan saja tanpa punya keberpihakan pada lingkungan hidup,” pungkasnya. (marcapada@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.