Ramadhan, Sriboga Raturaya Beri Senyum Ceria bagi Anak Disabilitas

0
371

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Siapa yang mau peduli, memperhatikan sekaligus memberi senyum ceria bagi anak-anak disabilitas di saat Bulan Suci Ramadhan tiba? Padahal, anak-anak yang mengalami cacat fisik butuh kasih sayang, butuh kebahagiaan, butuh diajak aktivitas positif, butuh ruang bermainan juga butuh diajak buka puasa bersama di saat bulan puasa.

Sayangnya, nyaris tidak ada yang peduli. Jika ada hanya bisa dihitung dengan jari. Salah satunya cuma PT. Sriboga Raturaya yang memperhatikan kondisi anaka berketubuhan khusus. Buktinya setiap tahun, saat bulan suci Ramadhan datang, anak-anak diundang secara khusus untuk diajak bermain, hingga buka puasa.

PT Sriboga Raturaya, induk perusahaan bergerak usaha pangan (tepung terigu, roti tawar, Pizza Hut dan Marugame Udon) juga Pendidikan dengan mengusung tema Senyum Ceria Ramadan, mengajak 225 anak berkebutuhan khusus atau disabilitas dari 7 lembaga (4 Sekolah Luar Biasa dan 2 Yayasan) dan komunitas dengan jenis disabilitas bervariasi mulai tuna rungu, tuna wicara, tuna netra, tuna daksa hingga tuna grahita (down syndrome, hydrosephalus).

“Membahagiakan anak-anak pada momen Ramadhan selalu menjadi fokus kami menjalankan program CSR. Sejak tahun 2015, kami merangkul anak-anak disabilitas untuk bergembira dalam ajang buka puasa yang dikemas format playtainment yaitu bermain dan hiburan,” kata Direktur SDM & Komunikasi PT. Sriboga Raturaya, Edni Aswita Basri dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/06/2017)

Menurutnya, dukungan positif terpadu baik dari keluarga inti maupun masyarakat sekitar sangat dibutuhkan seluruh anak berkebutuhan khusus. Hal itu akan menumbuhkan rasa aman dan percaya diri bagi anak-anak disabilitas sekaligus membentuk mereka menjadi pribadi yang mandiri dan mampu berinteraksi sosial.

Di Indonesia sendiri ada sekitar 532 ribu anak-anak disabilitas sesuai catatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2011. Tentunya jumlah tersebut cukup tinggi dan membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. “Sebagai bagian dari masyarakat sosial, kami pun sadar betul untuk memberikan ruang bagi anak-anak disabilitas dengan cara berbagi kasih dan kebahagiaan,” ungkapnya.

Pada ajang ‘Senyum Ceria Ramadan’, seluruh anak disabilitas dapat bertemu dengan sesama temannya dari beberapa lembaga, yayasan dan komunitas untuk bermain bersama. Ada 10 permainan dapat dimanfaatkan anak disabilitas untuk bermain dan mengisi waktu ‘ngabuburit’ dengan mencoba berbagai permainan yang seru dan mengasyikan.

Can Toss (melempar bola untuk menjatuhkan kaleng), Ring Toss (melempar gelang menuju target yang sudah disiapkan), Sombrero Toss (melemparkan topi sombrero ke dalam tiang tepat diatas kepala tiap karakter yang ada di gambar untuk dijadikan pemenang).

Selain itu, ada Horse Shoe (melemparkan sepatu kuda menuju target yang sudah ditentukan), Tembak Burung/Angry Bird (terinspirasi dari Angry Bird games, merupakan modifikasi untuk menambah kemeriahan acara karnaval), Duo Basketball (melempar bola basket ke dalam keranjang), Mini Golf Lurus (bermain mini golf),

Lebih menarik lagi ada juga permainan Penalty Zone (memasukkan bola dengan cara di tendang ke lubang target yang sudah ditentukan), 9) Istana Bola (bermain di istana bola) dan 10) Face Painting (melukis wajah).

Lanny Tjong, CSR Manager Sriboga Food Group mengaku tergugah kembali mengajak anak disabilitas untuk bercengkrama dengan keluarga besar kami di momen bulan suci Ramadhan ini. Melihat keceriaan dan kebahagiaan yang terpancar dari wajah mereka, meskipun hanya sebentar, sungguh membuat hati tentram, damai dan ada rasa bahagia membagi kepada sesama.

“Kami menyadari anak berkebutuhan khusus membutuhkan perhatian lebih dari orang-orang di sekeliling mereka. Dengan dukungan positif terpadu baik dari keluarga inti maupun masyarakat sekitar, bukan tak mungkin dapat menumbuhkan rasa aman dan percaya diri bagi anak-anak disabilitas untuk melangkah di kehidupan nyata, juga membentuk mereka menjadi pribadi yang mandiri dan mampu berinteraksi dengan kehidupan sosial,” katanya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.