Ramadhan, Okupansi Hotel di Banten Diprediksi Merosot

0
537

TANGERANG, test.test.bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten memprediksi adanya penurunan okupansi hotel sepanjang Juni 2016 akibat momen Puasa dan Lebaran, meski penurunan tersebut akan terkompensasi pada Juli mendatang.

Ketua PHRI Banten Achmad Sari Alam memperkirakan tingkat okupansi hotel pada Juni 2016 bakal berkisar 50%-60%, dan akan kembali mengalami kenaikan hingga 80%-100% pada Juli 2016 setelah lebaran usai.

“Polanya memang demikian karena pada saat puasa, hotel yang berada di tempat wisata biasanya sepi. Penurunan itu akan tertahan dengan kenaikan di segmen meeting, incentive, convention, and exhibition ,” katanya, Jumat (3/6/2016).

Segmen MICE di hotel dan restoran, terutama di kawasan Tangerang Raya, dinilainya akan mengalami kenaikan signifikan pada Juni 2016 sedangkan di kawasan pariwisata yang terletak di Banten selatan justru akan mengalami penurunan okupansi.

“Perekonomian memang masih lemah, tetapi beberapa industri masih cukup bagus performanya misalkan kimia dan logam sehingga segmen MICE masih terjaga di Banten,” ucapnya seperti dilansir laman bisnis.com.

Untuk memacu kelesuan okupansi pada Juni 2016, PHRI sudah melakukan sejumlah promosi, salah satunya Hore Vaganza. Hore merupakan singkatan dari hotel dan restoran dengan melakukan paket bundling kamar hotel, restoran, dan penerbangan.

“Ini adalah program PHRI pusat dan kami harapkan bisa memacu okupansi pada saat low season. Nanti, program ini akan bekerjasama dengan maskapai Citilink,” tekannya.

Bukan hanya itu, dirinya menilai peran infrastruktur berkontribusi signifikan untuk meningkatkan jumlah wisatawan di Banten. Apalagi, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung merupakan salah satu program prioritas nasional dan berpeluang menjadi variasi destinasi wisata selain Pantai Carita dan Anyer.

“Perlahan, infrastrukturnya mulai dibenahi. Di kawasan sekitar KEK Tanjung Lesung juga mulai ada pembangunan sejumlah resort, homestay, dan sarana rekreasi keluarga. Rencana pembangunan tol Serang-Panimbang juga merupakan kabar yang bagus bagi perekonomian provinsi ini,” tambahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, tingkat penghunian kamar (TPK) mencapai 52,18% pada April 2016 atau naik 4,06 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut dipicu oleh kenaikan okupansi di semua hotel berbintang, kecuali hotel bintang tiga dan satu yang turun masing-masing 1,81 poin dan 24,9 poin dibandingkan April 2015. (*/BIO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.