Pusat Kebudayaan King Abdulaziz, Destinasi Wisata Baru Arab Saudi

0
468
King Abdulaziz Centre for World Culture

DHAHRAN, bisniswisata.co.id: Arab Saudi dikabarkan baru saja membangun pusat kebudayaan yang diberi nama King Abdulaziz Centre for World Culture berlokasi di Dhahran, Arab Saudi. Dijadwalkan dibuka untuk umum pertengahan 2017, pusat kebudayaan ini menjadi landmark bersejarah yang menakjubkan dengan beragam fungsi, termasuk ekplorasi, belajar, hiburan, penelitian juga pariwisata.

Tak hanya itu, seperti dikutip dari laman kingabdulazizcenter, Selasa (28/2/2017), King Abdulaziz Center juga memiliki arsitektur bangunan menawan menyerupai bentuk batu yang bertumpuk. Bentuk tersebut terinspirasi dari bukit pasir dengan formasi batuan yang menjadi ciri khas lanskap Arab Saudi, dan menjadi simbol bagi keharmonisan Arab Saudi. Apalagi gedung ini berdiri di lokasi pertama minyak ditemukan di Arab Saudi.

Aspek formal dari segi arsitektur untuk bangunan ini sangat dipengaruhi kuat oleh kondisi geologi dan formasi tebing batu dan gurun khas Arab Saudi yang selama ini telah menyimpan banyak sumber-sumber energi.

Didesain oleh firma arsitektur Snohetta, area seluas 80.000 meter persegi gedung ini akan dipenuhi ruang-ruangan bertaraf internasional yang terintegrasi, meliputi ruang kearsipan,
perpustakaan, pusat pendidikan, empat galeri museum dan museum khusus anak-anak, kafe, serta toko suvenir. Semua ruangan ini dipersiapkan secara khusus untuk menjaring generasi muda dan meningkatkan kehadiran program-program inovatif di negara itu.

Didesain oleh firma arsitektur Snohetta, area seluas 80,000 meter persegi gedung ini akan dipenuhi ruang-ruangan bertaraf internasional yang terintegrasi, meliputi ruang kearsipan, perpustakaan, pusat pendidikan, empat galeri museum dan museum khusus anak-anak, kafe, serta toko suvenir.

Adapun aspek formal dari segi arsitektur untuk bangunan ini sangat dipengaruhi kuat oleh kondisi geologi dan formasi tebing batu dan gurun khas Arab Saudi yang selama ini telah menyimpan banyak sumber-sumber energi. Keseluruhan gedung ini akan diselimuti tabung baja sepanjang 300 kilometer.

Gedung utama sebagai pusat struktur bangunan ini disiapkan menjulang ke atas untuk dijadikan sebagai Menara Pengetahuan. Bentuknya yang unik itu diapit oleh formasi dua pegunungan di kedua sisi masing-masing.

Adapun aspek formal dari segi arsitektur untuk bangunan ini sangat dipengaruhi kuat oleh kondisi geologi dan formasi tebing batu dan gurun khas Arab Saudi yang selama ini telah menyimpan banyak sumber-sumber energi.

Dilengkapi dengan teknologi terbaru, pusat kebudayaan ini terdiri dari beberapa bagian. Bagian bawah tanah digunakan sebagai tempat arsip dan museum yang menyimpan berbagai benda masa lalu dalam sejarah Arab. Di bagian utama terdapat ruang seni pertunjukan yang dilengkapi dengan Lifelong Learning Centre.

01. Ruang Multimedia

Bangunan yang seluruh bagian permukaannya tertutup stainless ini memiliki sejumlah fitur unik percampuran teknologi baru dan lama, serta program interaktif dan pameran yang mampu menarik lebih banyak pengunjung dari segala usia. Lebih dari itu, bangunan pusat kebudayaan ini juga dilengkapi dengan LEED’s (Leadership in Energy and Environmental Design) berstandar internasional, yang mengukuhkan tempat ini sebagai salah satu contoh bangunan hemat energi di masa yang akan datang.

02. Energy Exhibit

Di balik arsitektur bangunan yang menawan, Pusat Kebudayaan King Abdulaziz ternyata juga punya visi yang sempurna di dunia pendidikan.

03. Perpustakaan

Situs resmi Pusat Kebudayaan King Abdulaziz menulis, “Tempat dibangun dengan tujuan menyebarkan dampak positif yang nyata kepada masyarakat dunia, yang terfokus pada tiga hal, yaitu pengetahuan, kreativitas, dan membangin keterlibatan lintas budaya.”

04. Great Hall
Visi tersebut sejalan dengan inisiatif Visi 2030 Kerajaan Arab Saudi yang ingin mengurangi ketergantungan negara pada satu sumbebr daya dan mencari masa depan teknologi yang bernilai tinggi. Ke depan pusat kebudayan ini diharapkan mampu memelihara lingkungan yang berkelanjutan, melahirkan generasi pemikir dan penemu kreatif. (*/NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.