Promosi Wisata, Kemenpar Alokasikan Rp400 M bagi Daerah

0
342
Wisata Desa Nglanggeran di lereng Gunung Api Purba Nglanggeran kurang promosi (Foto: Zhw Art)

MATARAM, bisniswisata.co.id: Kementerian Pariwisata mengalokasikan anggaran Rp400 miliar untuk membantu setiap daerah dalam mempromosikan pariwisata di daerahnya. Tujuannya agar daetrah yang memiliki potensi wisata bisa berkembang bahkan lebih maju dan dikenal wisatawan mancanegara.

“Dana Rp400 miliar ini untuk aksebilitas penerbangan, promosi, dan kerjasama,” kata Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana di sela-sela acara Lokakarya Pembangunan Kapasitas Pariwisata Asean-Korea di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (12/1/2017).

Ia menjelaskan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) siap membantu daerah yang ingin mengembangkan pariwisatanya, salah satunya untuk membuka rute penerbangan langsung. “Kalau Lombok, NTB ingin buka rute penerbangan langsung dari luar negeri, kita siap bantu berikan setengah Rp500 juta jika misalnya dibutuhkan promosi Rp1 miliar,” katanya.

Menurut dia Indonesia saat ini masih kekurangan 4 juta kursi dari total target 15 juta penumpang pesawat dari luar negeri ke Indonesia. Kementerian Pariwisata, mendorong setiap daerah bisa menerapkan subsidi untuk memancing penerbangan langsung dari luar negeri ke daerahnya.

“Slot penerbangan kita cukup banyak yang kosong, karena kalau kita mengandalkan Bali, Surabaya dan Jakarta sudah penuh. Makanya penerbangan itu diharapkan bisa di isi daerah lain,” jelasnya seperti diunduh laman Antara.

Sekretaris Jenderal Asean-Korea Kim Young Sun, tidak memungkiri akses penerbangan langsung masih menjadi kendala turis Korea untuk datang ke Indonesia. Terlebih lagi ke Lombok. Padahal, jika di lihat pangsa pasar pariwisata Indonesia, bagi Korea cukup menjanjikan.

Namun, kalaupun ada penerbangan langsung sifatnya masih terbatas. Bahkan, kalaupun wisatawan Korea datang ke Lombok setelah melalui Bali. “Untuk membuka penerbangan langsung itu sulit, meski sulit tetapi bukan tidak bisa, terpenting minat wisatawan Korea ke Lombok banyak,” katanya. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.