Presiden Obama Nikmati Kuliner Bun Cha di Warung Hanoi

0
574
Presiden AS Obama di warung sederhana bersama pengamat kuliner Anthony Bourdain. (Foto: Dok. Facebook Anthony Bourdain)

HANOI, test.test.bisniswisata.co.id: Pemandangan langka tergambar pada foto yang beredar, memperlihatkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama duduk menggunakan kursi plastik sambil memegang segelas bir dan dihadapkan dengan semangkuk bun cha (mi vietnam).

Ia tengah makan di warung makan sederhana di Vietnam yang diperkirakan hanya memiliki lebar empat meter. Foto tersebut bukan foto editan, apalagi foto orang yang sekadar mirip Obama. Sebab, ada “dalang” yang membuat orang nomor satu di Amerika Serikat ini bisa makan di warung kecil di kota Hanoi, Vietnam, yakni Anthony Bourdain. Demikian laporan yang dilansir new york post, Selasa.

Bourdain adalah pembawa acara televisi kuliner ternama, penulis buku, dan seorang koki. Bourdain dikenal sebagai petualang makanan sejati yang berkeliling dunia, mencicipi masakan dari banyak negara, tak terkecuali Indonesia.

Foto tersebut diunggah oleh Bourdain ke akun Twitter-nya dengan berbagai tulisan lucu, seperti, “Kemampuan Presiden memegang sumpit luar biasa #buncha #hanoi.”

Dia juga berbangga hati dengan menulis bahwa dirinya mentraktir presiden. “Total biaya makan malam bun cha dengan presiden: 6 dollar AS (setara Rp 84.000). Aku yang bayar tagihannya. #Hanoi.”

Makan malam bersama Anthony Bourdain memang merupakan jadwal yang sudah direncanakan dalam perjalanan Obama di Asia, dalam rangka membahas perjalanan sejarah AS.

Rencananya, setelah dari Vietnam, Obama akan berkunjung ke Hiroshima, Jepang, kota yang dijatuhi bom nuklir oleh Amerika Serikat pada Perang Dunia II tahun 1945. Presiden Amerika Serikat Barack Obama duduk menggunakan kursi plastik sambil memegang segelas bir dan dihadapkan dengan semangkuk bun cha (mi vietnam).

Keistimewaan Bun Cha

Bourdain mengajak Obama untuk makan Bun Cha pasti bukan tanpa alasan. Sebab, si petualang makanan sejati ini telah berkeliling dunia, mencicipi masakan yang lezat dari sebuah negara. Jadi, apa keistimewaan Bun Cha hingga Bourdain berani mentraktir orang nomor satu di AS tersebut makan di warung sederhana?

“Bun Cha intinya hanya bihun yang terbuat dari tepung beras disajikan dengan aneka ragam panggangan, bisa daging sapi, ayam, atau kalau di Vietnam daging babi,” ujar Lea Joan, Director PT Anugrah Boga Sejahtera; Doan Vietnamese, restoran khas Vietnam yang memiliki cabang di Menteng Central, Pantai Indah Kapuk, Mal Kelapa Gading, Epicentrum Walk, Cilandak Town Square, Pondok Indah Mall I, dan South Quarter Cilandak.

Bun Cha menjadi istimewa karena campuran sayur-sayuran, rempah, serta saus khas Vietnam, yakni Nouc Mam. Saus itu berbasis kecap ikan yang merupakan kombinasi dari rasa manis, asin, dan sedikit asam. “Jadi, bihun yang sudah direbus itu dicampur dengan sayur-sayuran dan daun-daunan yang biasanya daun mint dan coriander, diaduk rata bersama dengan sausnya atau bisa juga dicelup ke saus sebelum makan, sesuai selera,” ujar Lea, Selasa (24/5/2016).

Untuk menemani Bun Cha, ada lumpia goreng khas Vietnam sehingga menambah nikmat tekstur makanan dari sajian rebus berkuah, daging panggang, dan gorengan yang garing. Uniknya, ternyata kuah Bun Cha tidak memiliki suhu tinggi alias panas. Bun Cha adalah mi dingin, suhu kuahnya sesuai dengan suhu ruangan, berbeda dengan mi Vietnam lainnya, Pho, yang justru disantap dengan kuah panas.

Bun Cha juga memiliki keistimewaan lain, yakni filosofi yang terkandung di baliknya. “Menu ini sangat sehat karena termasuk dalam filosofi Buddhist (Buddha)-nya Vietnam tentang keseimbangan, baik dalam hal rasa, tekstur, dan kombinasi karbohidrat, protein, dan serat,” kata Lea Joan. (*/EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.