Presiden Jokowi Undang Investor Singapura Berinvestasi Pariwisata

0
299
Presiden Jokowi ajak investor Singapura investasi pariwisata

SINGAPURA, Bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang para investor Singapura untuk berinvestasi di dua sektor yang sedang berkembang saat ini yaitu ekonomi digital dan pariwisata. Demikian disampaikan Presiden saat menjadi pembicara kunci dalam Indonesia-Singapore Business Forum, di Marina Bay Cruise Center, Singapura, Kamis (07/09/2017).

Dijelaskan, sektor pariwisata merupakan peluang yang sama-sama dimiliki kedua negara, sebagai dampak dari lonjakan jumlah kelas menengah dari Tiongkok, India dan sebagian negara di Asia Pasifik. “Sebagai dampak dari booming di bidang pariwisata, Indonesia mengenalkan program yang bernama Ten New Bali,” ucap Presiden.

Selain kerja sama antar kedua negara di bidang wisata perairan, Singapura merupakan hub dari berbagai maskapai regional, diharapkan dapat menjadi penghubung dan gerbang untuk mendatangkan turis ke Indonesia dengan membuka rute-rute penerbangan baru ke sejumlah destinasi baru di Indonesia.

“Dalam dua belas bulan ke depan, bandara di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, dan Labuan Bajo, Komodo Island akan diubah statusnya menjadi bandara internasional,” ujar Presiden seraya menyampaikan pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk memperbaiki kemudahan berinvetasi.

Sebagai bukti dari keseriusan pemerintah, lanjut Presiden, beberapa capaian pun telah diperoleh Indonesia. “Menurut data Bank Dunia di bidang kemudahan berusaha, peringkat Indonesia telah membaik dalam dua tahun terakhir dari peringkat 109 ke peringkat 106, kemudian dari peringkat 106 ke peringkat 91. Bank Dunia mengatakan, lonjakan 15 peringkat merupakan rekor dunia,” kata Presiden Jokowi.

Berdasarkan survei oleh Gallup World Poll, Indonesia berada pada posisi pertama dalam hal kepercayaan publik terhadap pemerintahnya. Selain itu, survei tahunan oleh UNCTAD (the United Nations Conference on Trade and Development) juga meningkatkan peringkat Indonesia dari sebelumnya peringkat 8 ke peringkat 4 sebagai negara tujuan utama FDI (Foreign Direct Investment).

“Dan empat bulan lalu, lembaga pemeringkat dunia Standard and Poor juga merilis peringkat Indonesia menjadi ‘Investment Grade’. Hal ini merupakan pertama kalinya dalam 20 tahun Indonesia memiliki peringkat ‘Investment Grade’ oleh tiga lembaga pemeringkat dunia S&P, Moody’s dan Fitch,” tutur Presiden. (HMS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.