Presiden Jokowi Saksikan Festival 1001 Kuda di Sumba

0
434
Festival 1001 Kuda di Sumba NTT

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi menghadiri Parade 1001 Kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat Sumba 2017 di Lapangan Galatama, Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur (NTT). Jokowi dan Iriana berangkat dari Jakarta, Rabu (12/07/2017) pukul 07.15 WIB tadi.

Parade 1001 kuda Sandelwood sendiri baru pertama kalinya digelar dan merupakan rangkaian kegiatan Wonderful Sumba Island Festival 2017. Kuda Sandelwood (Equus caballus) merupakan kuda pony yang berasal dari Sumba dan dikenal sebagai salah satu kuda terbaik di Indonesia karena daya tahan dan kecepatan.

Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres) Bey Machmudin dalam siaran persnya, selain menyaksikan festival perdana 1001 Sandalwood, Jokowi dan Iriana juga akan disajikan atraksi menenun masal diiringi pekikan adat (Payaghau dan Pakalaka) Sumba Barat. Sementara itu, Iriana juga diagendakan membuka seminar kanker serviks di Tambolaka.

Setelah acara, Jokowi langsung melanjukan perjalanan ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-70 di Lapangan Karebosi. Keesokan harinya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan melanjutkan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Ia datang untuk membahas program-program prioritas nasional di Kaltim.

Pelaksanaan parade wisata dan budaya Festival 1001 Kuda Sandelwood yang sebelumnya dijadwalkan digelar pada 24-31 Mei 2017, namun diundur menjadi 3-10 Juli 2017. Pengunduran jadwal itu, dilakukan dengan beberapa pertimbangan. Alasan utamanya, dia ingin pelaksanaan festival tidak bentrok dengan ibadah puasa Ramadhan.

Meski demikian, parade kuda Sandelwood di Pulau Sumba yang dikenal dengan daerah lumbung ternak itu tetap dilakukan dengan jadwal 3-4 Juli di Waingapu Sumba Timur. Setelah itu, dilanjutkan 5-6 Juli di Anakalang Sumba Tengah. Kemudian disambung secara marathon pada 7-8 Juli di Waikabubak Sumba Barat, dan 9-10 Juli di Tambolaka Sumba Barat Daya.

Memang, kemeriahan acara Wonderful Sumba Island Festival 2017 menghadirkan Parade 1001 Kuda Sandalwood dan Festival Tenun Ikat Sumba 2017. Sekira 250 kuda dari empat kecamatan di Kabupaten Sumba Timur turut meramaikan acara Parade 1001 Kuda Sandalwood. Sementara Festival Tenun Ikat diikuti 2.017 penenun dari seluruh bagian Sumba yang memeragakan aktivitas menenun mulai dari pencampuran warna untuk kain hingga proses menjadi kain atau selendang.

Parade 1001 Kuda Sandalwood dimulai dari Lapangan Prailiu Rihi Eti sampai Lapangan Swembak, Waingapu (Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur). Setelah Sumba Timur, parade ini akan menuju Anakalang Waibakul, Sumba Tengah, pada tanggal 5-6 Juli. Selanjutnya menuju Waikabubak, Sumba Barat pada 7-8 Juli, dan berakhir di Tambolaka, Sumba Barat Daya tanggal 11-12 Juli 2017. Parade ini juga akan dipadukan dengan Festival Tenun Ikat yang akan diselenggarakan pada tanggal 12-17 Juli 2017 di Sumba Barat Daya.

Parade 1001 Kuda Sandalwood dan Festival Tenun Ikat Sumba 2017 di Pulau Sumba menonjolkan potensi daerah tersebut sebagai lumbung ternak dan pencipta karya kriya tenun ikat yang memikat. Sumba adalah salah satu sentra populasi ternak besar, seperti kuda, sapi, kerbau, selain Pulau Timor. Bahkan produksi ternak Sumba pernah diekspor ke luar negeri.

Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengatakan festival itu tidak hanya memotivasi masyarakat untuk memelihara kuda, namun juga menonjolkan Sumba sebagai daerah lumbung ternak di NTT. Kuda sandelwood di daerah itu sudah terkenal ke berbagai belahan dunia sebagai tunggangan yang tangguh dan cepat. “Kami ingin promosikan (lagi) bahwa satu-satunya populasi kuda sandelwood hanya ada di Sumba,” katanya.

Kelihaian kuda sandelwood selama ini menarik kunjungan wisatawan melalui atraksi budaya Pasola yang diadakan setiap tahun. Pemerintah daerah setempat tengah merancang agar “branding” kuda sandelwood langsung ditampilkan ketika Presiden Jokowi menghadiri kegiatan tersebut. “Kalau bisa beliau (Presiden Jokowi) juga sejenak menunggangi sandelwood,” harapnya. (*/NDIK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.