Presiden Jokowi: Rawat Aset Budaya Keraton dengan Baik

0
327
Presiden Jokowi Menutup Festival Karaton Nusantara di Cirebon (Foto: Humas Setkab.go.id)

CIREBON, Bisniswisata.co.id: PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) minta seluruh kekayaan budaya keraton dipelihara dengan baik. Juga aset-aset budaya Keraton mulai dari naskah-naskah kuno, benda-benda pusaka, karya-karya arsitektur sampai dengan karya-karya seni dijaga dan dirawat dengan baik.

Mengingat, banyak negara yang sektor pariwisatanya berkembang dengan pesat sebab mengangkat kekayaan tradisinya. “Juga mengangkat narasi atau cerita menarik tentang peninggalan sejarah, baik istana, benteng mengitari istana, seni istana maupun kuliner istana, sehingga banyak wisatawan tertarik dan berbondong-bondong untuk datang mengunjungi peninggalan sejarah tersebut. Sehingga memberikan kontribusi ekonomi bagi negara dan mensejahterakan masyarakatnya,” tegas Presiden saat menutup Festival Keraton Nusantara di Cirebon, Senin malam (18/09/2017).

Kepala negara melanjutkan peninggalan keraton di Indonesia jauh lebih bagus, tapi kita kurang merawatnya, mengemasnya seperti naskah kuno, benda pusaka, karya arsitektur sampai karya seni. “Jangan sampai kita justru datang ke luar negeri untuk mengapresiasi karya-karya adiluhung tersebut. Ini aset budaya yang harus kita lindungi, jaga, rawat, dan kita kembangkan lagi,” lontarnya.

Memang, sambung presiden aset-aset keraton Nusantara bisa memberikan kesejahteraan dan pendapatan ekonomi. “Inilah yang harus kita kembangkan bersama-sama antara keraton dan pemerintah ke depan agar keraton menjadi obyek pariwisata dan banyak dikunjungi wisatawan. Sehingga memberi kesejahteraan, bukan hanya bagi para Sultan dan Keraton saja juga bagi masyarakat di sekitar Keraton,” tambahnya.

Selain itu, Presiden Jokowi meminta para Sultan, para Raja, para Pangeran, dan Permaisuri serta pemangku adat keraton bersama-sama elemen bangsa yang lainnya untuk menggalang persatuan menjaga kerukunan menjadi perekat kebhinekaan Republik Indonesia yang kita cintai bersama-sama.

“Bahkan agar para Sultan, para Raja, para Pangeran, dan Permaisuri serta pemangku adat keraton agar terlibat dalam pembangunan karakter bangsa, sehingga kita memiliki manusia manusia Indonesia yang berbudi luhur dan tangguh serta inovatif dan kreatif,” ucapnya.

Selain menutup Festival Keraton Nusantara, pada kesempatan tersebut Jokowi juga meluncurkan portal Keraton Nusantara milik Perpustakaan Nasional, dan meresmikan dan menandatangani prasasti Museum Pusaka Keraton Kasepuhan. (HMS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.