Petitenget, Destinasi Anyar Kuta Utara

0
1381

MANGUPURA,test.test.bisniswisata.co.id,- BALI Selatan tidak hanya memiliki Sanur, Nusa Dua atau Kuta dan Seminyak, ada ceruk pasar yang mulai menyasar destinasi baru Petitenget. Bagi masyarakat Bali, daerah Petitenget identik dengan pura Dhang Kahyangan Petitenget. Pura yang dibangun abad ke– 15, bermakna peti yang angker (tenget), keberadaannya terkait perjalanan suci Dang Hyang Dwijendra. “Bagi penikmat pesisir, pantai Petitenget, Batu Belig dan pantai Canggu memberikan alternatif pilihan menepi dari keramaian pantai Kuta, Seminyak,’’ ungkap General Manager Ibis Style Petitenget Priyatna Widjajasoekma.

Ceruk pasar yang sedang bertumbuh, diperkuat dengan posisi strategis property, tampilan, brand yang disandang, didukung karakter manajemen pengelola sejalan dengan visi dan misi pemodal, menjadikan Ibis Style Bali Petitenget, hotel ekonomi-premium yang patut dipertimbangkan sebagai alternatif menginap selama berlibur atau dalam urusan bisnis di Bali.
“Ibis Styles Bali Petitenget merupakan hotel ke-lima, dari hampir 20 hotel AccorHotels yang telah beroperasi di Bali. Kehadiran hotel ini sejalan dengan strategi pengembangan AccorHotels di Indonesia, yang menargetkan lebih dari 200 hotel sampai dengan tahun 2020,” kata Garth Simmons, Chief Operating Officer, AccorHotels untuk Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Ibis Styles Bali Petitenget, menawarkan 134 kamar dan suite dengan sweet bed Ibis Styles nya,memiliki fasilitas lengkap yaitu restoran, bar, kolam renang, area anak-anak, dua ruang pertemuan yang mengakomodasi sampai dengan 80 orang. Kehadiran Ibis Styles, menambah pilihan kenyamanan yang ditawarkan Seminyak ditengah semaraknya tawaran beragam kulinari, tempat hiburan dan perbelanjaan berkelas. Saat ini terdapat hampir 300 hotel Ibis Styles di lebih dari 18 negara di seluruh dunia.

Lazimnya standar Accor, hotel Ibis Styles memiliki karakteristik desain unik dan berwarna cerah, gabungan ragam desain ultra modern dari setiap ruangannya. Desain yang membangkitkan semangat penghuninya. Penambahan jumlah unit usaha tidak hanya memperbesar dan memperluas jaringan Accor. Kehadiran disatu destinasi harus memberi nilai tambah baik bagi perusahaan, bagi destinasi dan pencitraan ditengah persaingan ketat bisnis jasa wisata.

‘’Accor memiliki kewajiban ikutserta membangun destinasi, membangun pasar, membangun sumber daya manusia yang berkompeten, menjaga lingkungan baik fisik mau pun sosialnya serta menjaga citra. Dan kami memiliki komitmen melaksanakan program PLANET 21 yang kemudian akan dikombinasikan dengan nilai kelokalan di Bali hal kepedulian terhadap lingkungan,’’ jelas Priyatna menambahkan.

SanggarAnak Bangsa Bali
SanggarAnak Bangsa Bali

Dengan karakter bisnis kepariwisataan yang kuat, AccorHotels mencatatkan brand sesuai pangsa pasarnya yaitu segmen mewah untuk Sofitel, Pullman, MGallery, Grand Mercure, The Sebel, segmen menengah ada Novotel, Suite Novotel, Mercure, Mama Shelter, Adagio dan brand ekonomi disediakan Iibis, Ibis Styles, Ibis Budget, Adagio Access dan HotelF1. Strategi menumbuhkan budaya menjadi pelanggan sekaligus agent pencitraan dan promosi disediakan program loyalitas Le Club Accorhotels.

Dalam hal kepedualian terhadap kehidupan sosial dan sumber daya manusia yayasan Accor, saat ini mengelola dua Sanggar Peduli Anak Bangsa, sanggar di Cipinang yang dibuka tahun 2001 telah menyantuni 200 anak usia sekolah dan sanggar di Bali menyantuni 70 anak. (dwi, bisniswisata.co@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here