Permata Bank Ajak Masyarakat Kurangi Latte Factor

0
513
Sharing Session #SayangUangnya (kiri kekanan) Djumariah Tenteram (Head Wealth Management ,Retail Liability Product &E-Channel), Ivy Widjaja (Head of Customer Segmentation & Marketing PermataBank), Ajeng Raviando (Psikolog), Hamish Daud (Brand Ambassador #SayangUangnya).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Permata Bank terus berinovasi mengajak masyarakat untuk menjalani hidup hemat melalui gerakan #SayangUangnya, di Senayan City Jakarta, Selasa (31/01/2017). Gerakan #SayangUangnya yang dilakukan sejak tahun 2016 ini, kembali digencarkan untuk mengingatkan masyarakat supaya tak jadi super pelit yang akhirnya membuatnya tidak menikmati hidup, melainkan lebih bijak dalam mengatur keuangan.

Salah satunya dengan memperhatikan “Latte Factor”, yaitu pengeluaran-pengeluaran kecil untuk hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, tetapi dilakukan berulang kali. Misalnya, membeli kopi di gerai coffe shop setiap hari, beli aksesoris baru setiap bulan. Bahkan “Latte Factor” juga hadir di rekening bank berupa biaya-biaya dari berbagai transaksi perbankan. Ketika dihitung-hitung, pengeluaran “Latte Factor” ini cukup besar.

Berdasarkan data Permata Bank dari Internal Research berjudul “Research on Indonesian’s on “Latte Factor” tercatat 9 dari 10 orang mengeluarkan lebih dari Rp 900 ribu per bulan untuk “Latte Factor”. Riset itu menguatkan survei lainnya dari “Share of Wallet” dari Kadence International Indonesia yang menyatakan masyarakat Indonesia menabung rata-rata hanya 8% dari pendapatannya. Sisanya digunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk “Latte Factor”.

“Generasi Millennials yang dari kecil sudah dimanjakan kecanggihan teknologi diikuti tren yang sedang berlangsung, membuat mereka tidak bisa menahan keinginannya untuk mendapatkan sesuatu secara cepat tanpa berpikir panjang. Akibatnya, mereka kerap mengeluarkan uang untuk sekedar memuaskan nafsu atau mengikuti tren yang berlangsung, “ungkap Anjeng Raviando seorang yang berprofesi Psikolog.

“Dulu saya sering sekali makan di restoran mewah, belanja yang tidak terlalu penting. Tanpa disadari, pengeluaran untuk hal tersebut membengkak. Saat ini, saya belajar untuk #SayangUangnya sehingga saya mulai mengurangi “Latte Factor” serta menyisihkan pendapatan untuk ditabung, “ujar Hamish Daud.

Bianto Surodjo, Direktur Retail Banking Permata Bank mengatakan Permata Bank menemukan hal paling sulit dikontrol kini mengatur pengeluaran kecil, namun sering dilakukan. Masalah yang dihadapi masyarakat bukan karena uangnya sendiri, melainkan kurangnya pengertian pengelolaan uang. “Gerakan #SayangUangnya ini diharapkan menginspirasi generasi saat ini untuk mengedepankan masa depan dan mengedukasi pengelolaan keuangan,” paparnya.

Selain itu, sambung dia, Permata Bank berinovasi dalam meniadakan “Latte Factor” berupa biaya-biaya transaksi, seperti memberikan gratis biaya tarik tunai di ATM bank mana saja tanpa syarat apapun, gratis biaya administrasi serta gratis biaya transfer online melalui PermataMobile dan PermataNet dengan ketentuan nasabah bersaldo rata-rata 5 juta. Dari inovasi yang dilakukan Permata Bank, penghematan biaya transaksi berkisar 90 ribu rupiah sampai dengan 105 ribu tergantung seberapa sering transaksi dilakukan nasabah

“Bukan hanya mengurangi biaya ini, nasabah juga bisa nambah isi tabungan dari cashback didapat dari belanja kebutuhan dasar. Spesial tahun 2017, PermataTabungan Bebas memberikan cashback 10% untuk belanja di supermarket, mengisi bahan bakar di SPBU, menggunakan transportasi online serta belanja kebutuhan di toko online, setiap tanggal 20 dan 17 hingga April 2017, ” lontarnya.

Dilanjutkan, di tanggal lain nasabah tetap dapat menikmati cashback 5% untuk berbagai transaksi tersebut. “Bagi berbelanja rata-rata Rp3,5 juta di seluruh kategori ini, penghematan yang didapat setidaknya Rp175 ribu per bulan, bahkan bisa mencapai Rp350 ribu. Jika dimanfaatkan secara maksimum, nasabah bisa mendapatkan cashback Rp500 ribu per bulan dan setahun bisa mencapai Rp6 juta,” sambung Bianto.

Gerakan #SayangUangnya, Permata Bank juga menggandeng stasiun radio ternama, seperti Delta FM, Radio Prambors, Bahana FM menyebarluaskan gerakan #SayangUangnya. Berbagai tips #SayangUangnya bisa ditemukan di acara Asri &Steny In The Morning di Delta FM, Sen-sor di Bahana FM, serta Sunset Trip di Radio Prambors. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.