Perhotelan dan Tours Arab Saudi Ramai-ramai Bidik Jemaah Indonesia

0
709

Tajammul Akhmed Khan ( tengah),  Senior Sales & Marketing Manajer Red Sea Palace Hotel Jeddah optimistis dapat berjumpa dengan 200 travel agent Indonesia di ajang travel trade Umroh, Hajj di Raffles Hotel, Jakarta. ( foto: Hilda Ansariah Sabri).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Industri perhotelan di Saudi Arabia ramai-ramai pasarkan fasilitas hotel bintang mewah untuk jemaah umroh dan haji dari Indonesia sambil memperluas kemitraan dengan operator hotel dan travel agent di Indonesia.

Di jumpai di ajang The Umroh, Hajj & International Tourism Fair 2016 di Hotel Raffles di komplek Lotte Avenue, Youssef Bakka, Area Director of Sales and Marketing jaringan hotel Al Rawda, Mekkah mengatakan selama dua hari pameran dia optimistis bisa memperkenalkan fasilitas-fasilitas baru di hotel-hotelnya.

“Saya menangani pemasaran hotel-hotel kami di Madina Al Munawarra, terutama Al Haram Hotel dan Al Saha Hotel di Madinah. Sementara teman-teman yang lain memasarkan jaringan hotel di Mekkah, Jeddah dan sektor lain, ujarnya hari ini ( 26/10).

Hotel-hotel yang dipasarkannya umumnya bintang empat dan lima dan pihaknya dapat memenuhi kebutuhan pelayanan dari pasar menengah atas Indonesia yang setiap tahun jumlahnya meningkat untuk beribadah ke Tanah Suci.

“Kami senang melayani konsumen Indonesia sehingga ada staff dan chef yang bisa berbahasa dan melayani masakan Indonesia di restoran hotel ,” kata Youssef Bakka.

Dia senang berpartisipasi karena selain para buyer datang dari agent local Indonesia juga dari negara-negara Timur Tengah lainnya sehingga Di ajang bursa wisata umroh dan haji ini bisa memperluas pangsa pasarnya.

 

Mohammad Najib, Sales Manager Dar Almowheen dan para peserta pameran lainnya.
Mohammad Najib, Sales Manager Dar Almowheen dan para peserta pameran lainnya.

Hal yang sama dilakukan oleh Mohamed Najib , Sales Manager Dar Al Mowhdeen, wholeseller hotel di Mekkah yang memasarkan kanar hotel di Movenpick Hajar, Pullman Zam Zam Hotel, Swissotel Mekkah dan Hyatt Regency.

“Keunggulan hotel-hotel yang kami tawarkan adalah lokasi yang sangat strategis dan berdekatan dengan Masjidil Haram. Kami membidik pasar Indonesia senuanya dengan fasikitas hotel bintang lima,” kata Moh.Najib.

Perusahaannya sudah ke empat kalinya ikut serta menjaring pasar Indonesia melalui event ini dan sejak awal berpartisipasi dapat  mencapai target pasar umroh dan haji dari Indonesia lewat travel trade yang diikutinya ini.

“Kami pasarkan 250 kamar-kamar hotel berbintang di Mekkah dengan fasilitas yang mewah dan banyak disukai jemaah Indonesia. Hotel yang kami pasarkan umumnya juga memberikan pelayanan khusus seperti staff yang bisa berbahasa dan masakan Indonesia, “ tuturnya.

Tajammul Akhmed Khan, Sales & Marketing Manager Red Sea Palace Hotel di Jeddah juga datang ke ajang bursa wisata ini. “Saya datang sebagai visitor saja bukan peserta (seller) dan berharap selama dua hari bisa bertemu sedikitnya 200 mitra lokal di Indonesia, ungkapnya.

Meski jemaah Indonesia lama tinggal di hotelnya hanya 1-2 hari, namun 269 kamar hotelnya ini lokasinya berhadapan dengan Ballad, kompleks pusat perbelanjaan yang disukai jemaah setelah melaksanakan ibadah umroh maupun haji.

“Kamar-kamarnya luas dan nyaman sehingga jemaah Indonesia yang gemar belanja oleh-oleh dapat menata koper-koper dan barang bawaannya di kamar sambil rileks kata Tajammul Akhmed Khan.

Di kelilingi perkantoran, shopping centres dan landmark kota Jeddah lainnya, jemaah bisa menikmati fasilitas seperti sauna dan steam room setelah lelah beribadah dan belanja. Selain itu lokasinya 35 km dari bandara internasional King Abdul Aziz karena itu pengelola umroh dan haji di Indonesia senang menempatkan tamu-tamunya di Red Sea Palace Hotel. (Hilda Ansariah Sabri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.