Pentas Sadako, Buah Kolaborasi Penari Prancis dan Indonesia

0
499
Tari Kontemporer Sandako

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Institut Prancis di Indonesia (IFI) akan menggelar pertunjukan tari kontemporer kolaborasi Prancis dan Indonesia dengan lakon Sadako yang diadaptasi dari legenda Jepang, pada 16 Mei di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Penari hip hop Prancis, Valentine Nagata Ramos mengisahkan cerita klasik Jepang Sadako melalui seni tari dan seni visual. Tak hanya menari solo, dia berkolaborasi dengan dengan lima penari multi talenta Indonesia; Michael Halim, Dheidra Fadhillah, Mario Avner Francis, Eriza Trihapsari dan Steven Russel, membawakan tari pembuka bertajuk “JE suis TOI” (I Am You) tentang beragam kepribadian yang menyatu dalam diri seseorang.

Seluruh penari mengikuti sanggar kerja pada 13-15 Mei di Salihara dan tampil di Teater Kecil TIM Jakarta pada 16 Mei, di Bandung 18 Mei dan Yogyakarta 20 Mei 2017.

Perpaduan tari hip hop, iringan musik gendering tradisional Negeri Sakura dan seni lipat origami dalam pertunjukan Sadako diadaptasi dari kisah nyata seorang gadis kecil di Jepang, Sadako Sasaki, yang menjadi korban paparan bom atom di Hiroshima pada masa Perang Dunia II. Sebuah legenda di Jepang mengatakan, “Siapapun yang membuat seribu origami burung bangau, permintaannya akan dikabulkan.”

Berbeda dari kebanyakan anak-anak lain yang terkena paparan bom atom, Sadako bertahan hidup bahkan layaknya manusia normal. Namun, pada usia 12 tahun dia divonis menderita leukimia yang saat itu dikenal sebagai “penyakit bom atom”.

Didorong oleh keinginan untuk sembuh, mendengar legenda tersebut Sadako berniat membuat seribu origami burung bangau. Dia meninggal beberapa bulan kemudian saat baru berhasil membuat 644 burung bangau. Teman-teman sekolahnya melanjutkan pembuatan origaminya. Seribu lipatan kertas berbentuk burung bangau itu dikuburkan bersama jenazahnya. Origami burung bangau menjadi simbol perdamaian.

Valentine Nagata-Ramos yang dikenal sebagai B-Girl pernah tergabung dalam berbagai grup tari; Black Blanc Beur, Montalvo, 6th Dimension dan Fantastik Armada yang memenangkan kompetisi Battle of The Year 2004.

Penari keturunan campuran Prancis dan Jepang tersebut juga tampil dalam acara MTV Dance Crew tahun 2005-2006 dan memenangkan beragam kategori. (*/bio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.