Pengembangan 10 Bali Baru Butuh Rp 1,95 Triliun

0
282
Pulau Lengkuas Bangka Belitung

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Pemerintah tengah membangun kawasan pariwisata di 10 daerah, yaitu Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Morotai, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika dan Labuan Bajo. Untuk pengembangan 10 daerah tersebut, kebutuhan dananya mencapai Rp 1,95 triliun.

“Saat ini pemerintah mencari skema pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan. Pembiayaan bisa dari skema apapun, bisa Pembiayaan Infrastruktur Non-Anggaran Pemerintah (PINA), atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), atau kalau terpaksa pinjaman bilateral,” ungkap Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah ( BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rido Matari Ichwan, seperti dilansir laman Kompas.com, Jumat (24/11/2017).

Dilanjutkan, pemerintah sedang merumuskan konsep kebutuhan di tiap daerah tersebut apa saja. Misalnya, dalam satu daerah apakah hanya dibutuhkan infrastruktur jalan saja atau perlu juga air minum. Dicontohkan, Labuan Bajo selain pemeliharaan jalan yang sudah ada, dibutuhkan juga penataan kota. “Penataan ini termasuk juga pembangunan drainase, pengelolaan sampah, dan air minum,” jelas Rido.

Berdasarkan materi pembahasan Rapat Terbatas Pengembangan 10 Bali Baru beberapa waktu lalu, masing-masing daerah membutuhkan dana rata-rata Rp 300-400 miliar.

Dari 10 daerah tersebut, pemerintah memfokuskan kembali pada 4 lokasi, yaitu Danau Toba, Mandalika, Borobudur, dan Labuan Bajo.
Danau Toba memutuhkan dana sebesar Rp 327,3 miliar untuk pembangunan jalan, Rp 166,5 miliar untuk pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman, dan Rp 111,7 miliar untuk pengelolaan sumber daya air (SDA).

Sementara itu, di Borobudur total kebutuhannya sebesar Rp 220,9 miliar. Kebutuhan ini terbagi atas pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman sebesar Rp 142,1 miliar, pembangunan jalan Rp 78,8 miliar, dan pengelolaan SDA Rp 2 miliar.

Mandalika kebutuhannya mencapai Rp 271,37 miliar. Terdapat 2 program yang digarap pemerintah, yaitu penyelenggaraan jalan senilai Rp 186,3 miliar serta pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman Rp 85,07 miliar.

Labuan Bajo, sebanyak Rp 187,4 miliar dibutuhkan untuk penyelenggaraan jalan serta pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman. (KMP)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.