Pengelola Hotel Banyak Nunggak Pajak

0
627

YOGYAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Target pungutan pajak hotel di Yogyakarta tak memenuhi target. Ulah hotel kelas melati telat bayar dituding sebagai penyebabnya. Dari sekitar 500 wajib pajak, hingga Desember 2015 sekitar 30 persen pengelola hotel belum membayar pajak.

Data dari Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPDPK) Kota Yogyakarta mengatakan sekitar 150 wajib pajak hotel belum menyerahkan Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD). “Dari 500-an wajib pajak hotel yang menyampaikan STPD, sekitar 150 WP di antaranya menunggak pajak,” ujar Kepala bidang Pajak DPDPK Tugiyarta di Kantor Wali kota Yogyakarta, Selasa (15/12/2015).

Para penunggak pajak hotel kebanyakan dari hotel kelas bawah. Sementara hotel kelas atas tidak ada yang menunggak pajak. Namun, Tugiyarta tak mau menyebutkan nama-nama hotel menunggak pajak. “Pokoknya rata-rata hotel kelas melati. Mereka menunggak bukan berarti enggak bayar, tapi suka telat bayar. Kadang bayarnya telat sebulan, kadang telat sampai tahun berikutnya,” jelasnya seperti dikutip laman Metrotvnews.com

Hingga November 2015, Pemkot Yogyakarta telah mendapatkan Rp84 miliar dari Pajak Hotel. Jumlah ini masih kurang dari target pendapatan pajak hotel yang ditetapkan, yakni Rp87 miliar. Pajak Hotel adalah penyumbang pajak daerah terbesar di Kota Yogyakarta. (*/e)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.