Penerbangan Kupang-Darwin Dibuka, Kadin Apresiasi

0
790

KUPANG, test.test.bisniswisata.co.id: Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nusa Tenggara Timur Abraham Paul Liyanto mengapresiasi “political will” Pemerintah Indonesia untuk membuka rute penerbangan internasional Kupang-Darwin, PP.

“Kalangan dunia usaha di NTT sangat merindukan jalur penerbangan internasional tersebut untuk memperlancar arus perdagangan antarnegara dengan titik pengembangan utama pada sektor pariwisata,” kata Paul Liyanto di Kupang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo ketika berkunjung ke Kupang, Jumat (20/6), menyatakan akan membantu pemerintah Provinsi NTT untuk membuka jalur penerbangan internasional Kupang-Darwin yang belum terealisasi sampai sekarang.

Keinginan kuat pemerintahan Gubernur NTT Frans Lebu Raya untuk membuka rute penerbangan internasional Kupang-Darwin tersebut untuk menarik lebih banyak lagi kunjungan wisatawan Australia ke NTT.

Selama ini, turis Australia yang hendak menikmati berbagai aneka wisata di NTT, harus melalui Bali, sehingga jumlah kunjungan mereka ke NTT belum terlalu signifikan.

Paul Liyanto yang juga anggota senator dari daerah pemilihan NTT itu mengatakan bagi kalangan dunia usaha, rute penerbangan internasional yang direncanakan tersebut sudah cukup ideal, namun lebih ideal lagi jika mengambil rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin, PP.

“Kami sudah membangun kerja sama segi tiga antara Kupang-Dili-Darwin guna menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ini untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan segi tiga tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah juga perlu melihat apa yang tengah dilakukan oleh kalangan dunia usaha di daerah, sehingga kemauan politik (political will) pemerintah untuk membuka jalur penerbangan internasional tersebut, harus selaras pula dengan keinginan dunia usaha.

“Implementasi pertumbuhan ekonomi baru (growth triangle) di kawasan segi tiga antara Kupang-Dili-Darwin itu bukan sesuatu yang mustahil, karena sumber daya alamnya sangat mendukung, sehingga rasa optimistis akan hal itu selalu saja ada,” ujarnya.

Rute penerbangan internasional Kupang-Dili-Darwin, PP sudah pernah dilayani oleh maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) pada era 1990-an, namun entah kenapa, rute tersebut kemudian ditutup. “Kami harapkan rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin ini dihidupkan kembali untuk memperlancar arus perdagangan dan bisnis antara Indonesia-Timor Leste-Australia Utara,” kata Paul Liyanto seperti diunduh laman Antara, Sabtu (20/06/2015).

Sebuah tim peneliti dari Charles Darwin University yang digunakan jasanya dalam kerja sama trilateral itu juga merekomendasikan agar jalur penerbangan Kupang-Dili-Darwin, PP harus dihidupkan kembali untuk memudahkan koordinasi pergerakan bisnis dan manusia pada lintasan tersebut.

“Kami sangat mengapreasi pandangan Menko Bidang Kemaritiman yang akan membantu pemerintah NTT untuk membuka kembali jalur penerbangan internasional Kupang-Dili-Darwin, PP seperti pada era 1990-an itu,” demikian Abraham Paul Liyanto.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.