Pembobol ATM Wisman Gentayangan di Bali

0
538
Pembobol ATM - ilustrasi

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Wisatawan mancanegara yang tengah berwisata di Pulau Dewata, kini resah. Keresahan muncul setelah kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dibobol penjahat cyber crime. Kasus ini pun mendapat perhatian Polda Bali

“Kita tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pembobolan ATM dengan nilai mencapai ratusan juta di Bali yang menimpa wisatawan mancanegara. Kita lakukan penyelidikan untuk mencari tersangkanya, kan tempat kejadian perkara (TKP) dan kejadiannya baru hari Jumat kemarin,” ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali, Komisaris Besar Polisi Hery Wiyanto di Denpasar, Senin (25/04/2016).

Kasus pencurian data nasabah ini, sambung Kombes Herry, tidak semata menjadi tanggung jawab Kepolisian. “Kalau untuk preventif menjagai ATM kan kita enggak mampu mengcover keseluruhan ATM di Bali. Paling-paling kita patroli saja. Pemilik ATM juga harus bertanggung jawab mengawasi ATM itu sendiri. Tetapi kita juga melakukan patroli untuk menjaga ATM-ATM yang ada di Bali,” jelasnya.

Kasus pencurian data nasabah dan pembobolan ATM tersebut menurutnya akan diungkap dengan mengerahkan Tim Cyber Crime Polda Bali. “Sudah ada tersangka yang kita tangkap dari kasus sebelumnya, dari sana kita bisa berupaya lakukan pengembangan. Termasuk Tim Cyber Crime juga kita upayakan untuk melacak itu,” tandasnya.

Kepala Regional OJK Bali-Nusra, Zulmi mengatakan, diperlukan monitoring evaluasi yang berkesinambungan serta langkah efektif dalam mengatasi maraknya pembobolan ATM di Bali. Dikatakan, sistem pembayaran ini harus diawasi dengan ketat. “Bank-bank harus menguatkan sistem penanganan ATM terutama ATM yang berlokasi di tempat sepi agar tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk hal negatif,” katanya, seperti dikutip laman suarapembaruan.com.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan ATM serta selalu mengecek apakah ada tanda mencurigakan di sekitar mesin ATM sebelum bertransaksi. “Jika ada yang mencurigakan segera laporkan ke petugas keamanan terdekat dan atau ke bank pemilik ATM,” ungkapnya.

Salah seorang warga Santi (38) langsung teringat dengan kejadian yang menimpa ibu mertuanya ketika membaca berita adanya kamera pengintai di slot personal identification number (PIN) mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Minggu (24/4/2016).

Mertuanya termasuk korban pembobolan ATM dengan nilai mencapai ratusan juta. Ia mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar mertuanya kehilangan uang ratusan juta rupiah. Menurut mertuanya, kartu ATM miliknya dibobol pelaku kejahatan saat liburan di Bali.

Saat itu, ibu mertuanya kembali ke negaranya di Australia dan terakhir melakukan transaksi kartu ATM di kawasan Mutiara Kedonganan, Badung pada awal Februari lalu. Dia baru menyadari rekeningnya bobol ratusan juta setelah tiba di Negeri Kanguru. (*/S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.