Pembangunan Bandara A Yani Meleset dari Target

0
1085

SEMARANG, test.test.bisniswisata.co.id: Pembangunan terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang meleset dari target. Seharusnya, pembangunan mencapai 16,18 persen jika mengacu target perencanaan. Namun, karena beberapa hambatan, progres baru mencapai 13,5 persen.

“Memang kita minus 2,6 persen, tapi secara umum masih on schedule,” kata Pimpinan Proyek PT Angkasa Pura I, Indah Prihastuti saat pemaparan dihadapan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di lokasi proyek.

Hambatan terbesar adalah tanah yang berubah rawa. Kontur tanah yang bagai bubur ini, lanjut Indah, membuat pekerjaan lambat. Para pekerja terus melakukan rekayasa enginering agar bisa menaklukkan kesulitan itu. “Rekayasanya tanah di tiang pancang diurug. Rata kedalamannya antara 33-36 meter. Tahun 2017, seluruh pengerjaan akan selesai,” ujar dia.

Nantinya, terminal baru Bandara A Yani akan seluas 40.900 meter persegi, apron pesawat 61.344 m2 dan parkir seluas 43.500 m2. Saat ini, pembangunan masih menginjak tahap satu yang meliputi pembangunan jalan akses dari dan menuju bandara. Tahap ini dikerjakan PT Hutama Karya beserta PT Nindya Karya (KSO) dengan anggaran Rp286,4 miliar.

Sementara, tiang pancang atau paku beton yang sudah terpasang mencapai 1.345 buah. “Masih kurang 200 tiang pancang lagi,” kata Indah seperti dilansir laman Metrotvnews.com, Jumat (08/05/2015).

Pengembangan Bandara Ahmad Yani ini terdiri atas empat tahap. Setelah tahap pertama, pengerjaan berlanjut tahap kedua, yakni pengerjaan apron dan taxiway dengan anggaran Rp155,9 miliar. Paket kedua dikerjakan PT Pembangunan Perumahan (PP). Pihak kontraktor masih melakukan persiapan-persiapan pembangunan tahap kedua.

Tahap ketiga, pembangunan terminal serta paket keempat bangunan penunjang dan pelengkap, seperti penginapan atau supermarket. Namun, untuk paket tiga dan empat belum ada proses lelang. “Paket 1 diperkirakan selesai Februari 2016, itu lahan dan jalan akses selesai semuanya. Baru kemudian apron, taxiway, dan terminal bisa dibangun,” katanya. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.