PB Persani dan KOI sambut para atlet SEA Games kembali ke tanah air

0
1027

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Team Senam Indonesia kembali ke tanah air setelah menyelesaikan seluruh nomor lomba. Team hanya mampu meraih satu perak dari SEA Games XXVIII/2015 atas nama Rifda Irfanalufti dari nomor individual senam lantai.

Kedatangan team senam selain di sambut pengurus PB Persani , Ita Juliati Wakil ketua III, Gianti Imansyah, Wakil Ketua II serta pengurus lainnya juga disambut Ade Rani dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Terminal 2 D Bandara Soekarno Hatta, Kamis 11/602015.

Kontingen Indonesia yang pulang menggunakan penerbangan Singapore Airlines sore itu selain senam adalah cabang olahraga menembak, tinju dan softball sehingga suasana terminal kedatangan dipenuhi kalangan pers, keluarga dan kerabat yang menjemput para pahlawan olahraga ini.

Peraih medali Perak Senam lantai, Rifda Ifanalufti mendapat kalungan bunga dari Ade Rani, mewakili KOI
Peraih medali Perak Senam lantai, Rifda Ifanalufti mendapat kalungan bunga dari Ade Rani, mewakili KOI

Ronny Sabputra yang mendapat cedera lutut dan menggunakan kursi roda langsung memeluk putrinya, kanaya, berusia 12 bulan dari istrinya tercinta yang menjemput dengan perasaan cemas atas kondisi suaminya.

Satu per satu para pesenam mendapat setangkai bunga mawar merah dan putih tanda cinta kasih, sedangkan Rifda mendapatkan kalungan bunga melati khusus dari Ade Rani mewakili KOI. Para pelatih seperti Indra Sibarani, Jonathan M Sianturi dan Eva Butar-Butar juga pulang mendampingi anak asuhnya masing-masing.

Rasa bahagia dan haru tampak jelas di wajah para atlet maupun para penyambut disertai ucapan penuh dukungan dan rasa syukur dari Ita Juliati dan timnya serta Ade Rani dalam kesempatan itu. Team atlet dari Jawa Timur seperti Agus Adi Prayogo, M Try Saputra dan pelatih Indra Sibarani langsung kembali ke Surabaya sore itu juga.

Secara terpisah Trisna Ramdhani, atlet senam asuhan Jonathan M Sianturi mengatakan pengalaman bertanding di SEA Games memotivasinya untuk terus menekuni olahraga senam dan meraih medali di arena yang sama dua tahun mendatang.

“Kalau untuk menang itu urusan tuhan, saya hanya bisa berusaha sebaik mungkin. Setahu saya itulah yang harus saya lakukan. Kalau saya punya keyakinan untuk menang itu namanya menentukan takdir tuhan. Tapi saya mengakui secara tekhnis dan non tekhnis saya masih banyak kekurangan,” jelasnya.

Jonathan menjelaskan bahwa Trisna baru delapan tahun berlatih senam, biasanya yang mendulang medali setelah berlatih selama 12 hingga 20 tahun. Jadi ajang perdana ini di SEA Games ini untuk menambah jam terbangnya dan diharapkan dua tahun mendatang sudah bisa mendulang medali.

Atlet lainnya, Agus Adi Prayogo mengatakan tim pelatnas baik dari sisi pelatih maupun atlet harus memiliki satu visi, misi dan strategi untuk menghasilkan medali sesuai target yang diharapkan. “Selain harus banyak bertanding di dalam maupun luar negri, persiapan harus matang. Di SEA Games ini saya dipersiapkan untuk dua alat andalan yaitu kuda-kuda dan ring, tapi empat alat lainnya ternyata harus saya ikuti juga sehingga hasil tidak maksimal,” kata Agus.

Ita Juliati ( kiri) bersama putranya Audy, berfoto dengan keluarga  Ronny Sabputra yang mendapat cedera lutut usai bertanding di SEA Games, Singapura 5-16 Juni 2015.
Ita Juliati ( kiri) bersama putranya Audy, berfoto dengan keluarga Ronny Sabputra yang mendapat cedera lutut usai bertanding di SEA Games, Singapura 5-16 Juni 2015.

Ita Juliati mengatakan banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dihadapi pengurus baru PB Persani di tengah persiapan menghadapi Asian Games 2018 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta dan Palembang.

“Kami akan melakukan roadshow minimal di lima kota besar untuk menghimpun berbagai masukan dan kebutuhan dari para atlet, pelatih, wasit dan pengurus daerah. Membangun kerjasama dan sinergi yang baik dibutuhkan untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik,” kata Ita Juliati. (hss)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.