Pasca Teror Paris, Bali Siaga Satu

0
1034
Turis asing kunjungi Bali (foto: http://primaradio.co.id)

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Tak ingin kecolongan bahkan punya pengalaman pahit dengan aksi rangkaian tiga peristiwa pengeboman yang terjadi pada malam hari tanggal 12 Oktober 2002, yang terjadi di Paddy’s Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Bali, dan dekat Kantor Konsulat Amerika Serikat, yang menewaskan 202 korban jiwa dan 209 orang cedera, kini Kepolisian Daerah (POlda) Bali menerapkan pengamanan siaga satu pasca teror Paris.

“Penerapan siaga satu dengan pengamanan ekstra ketat yang terbagi di wilayah Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Jadi kawasan wisata yang kerap dikunjungi wisatawan asing yang kami utamakan penjagaanya,” papar Kasubbid Penmas Polda Bali, AKBP Sri Harmiti di Denpasar, Senin (16/11/2015).

Ia mengatakan, tempa-tempat pariwisata yang sangat vital dan strategis tersebut sudah dilakukan penyebaran petugas kepolisian setempat dan siap melakukan penjagaan secara terus menerus selama 24 jam. “Petugas sudah kami tempatkan di beberapa tempat untuk melakukan pengamanan ekstra ketat ,” ujar AKBP Sri Harmiti.

Pihak kepolisian di Bali juga melakukan penjagaan ekstra ketat terhadap Kantor Konsulat Prancis yang berlokasi di Banjar Umalas, Kerobokan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Memang dari pantauan di lapangan , petugas kepolisian yang berjumlah tiga orang itu melakukan patroli dengan pengecekan lokasi sekitar kantor konsulat Prancis.

Selain melakukan pengecekan lokasi, petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan petugas pengamanan kantor konsulat Prancis mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.

Sri Harmiti juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk melaporkan kepada pihak kepolisian, jika ada hal-hal yang mencurigakan dalam lingkungan sekitarnya. (*/end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.