Pasca Bom Manchester, Deretan Konser di London Dibatalkan

0
437
Konser musik Ariana Grande diwarnai ledakan bom bunuh diri

LONDON, Bisniswisata.co.id: Pasca bom bunuh diri Manchester saat digelarnya konser Ariana Grande (23 tahun) yang menwaskan 22 orang, berdampak buruk terhadap dunia hiburan. Sederetan konser yang rencananya diselenggarakan di London Inggris, terpaksa dibatalkan sepihak dengan berbagai alasan.

Selain penyanyi Ariana Grande membatalkan dua konser di London dan lima lainnya di Eropa setelah pembom bunuh diri. Padahal, dijadwalkan Ariana tampil pada Kamis dan Jumat di stadion 02 London sebagai bagian dari rangkaian pertunjukan “Dangerous Woman” yang diusungnya, papar perwakilan penyanyi pop Amerika Serikat itu seperti dikutip Reuters. Jumat (26/05/2017).

Kedua jadwal pertunjukan itu sudah dibatalkan, demikian pula dengan jadwal manggung di Belgia, Polandia, Jerman dan Swiss hingga 5 Juni, kata perusahaan rekaman Ariana.

“Terkait peristiwa tragis di Manchester, konser Dangerous Woman bersama Ariana Grande ditangguhkan hingga kami bisa menilai situasi lebih jauh dan memberikan penghormatan secara layak kepada mereka yang kehilangan (nyawa),” tulis perusahaan itu. “Pandangan hidup kita telah sekali lagi mendapat ancaman tapi kita akan mengatasi ini bersama-sama.” tambahnya.

Promotor konser Live Nation mengatakan orang-orang yang sudah membeli tiket akan mendapatkan uang kembali. Ariana selamat dari serangan itu dan terlihat dalam foto tiba di Florida pada Selasa untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-temannya.

Bom bunuh itu juga menjadi alasan pembatalan pemutaran perdana film “Wonder Woman” di London, pekan depan. Keamanan diperketat pada festival musik akhir pekan ini di mana bintang pop Katy Perry akan tampil di kota Hull di Inggris utara.

Studio Hollywood Warner Bros membatalkan acara karpet merah “Wonder Woman” pada 31 Mei di London, gara-gara situasi saat ini. Penyelenggara festival musik Radio 1s Big Weekend, yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini di Hull (160 kilometer sebelah timur Manchester), mengatakan orang-orang yang datang akan menjalani dua lapis pemeriksaan.

Selain itu, Kelompok musik rock asal Amerika Serikat, Blondie, membatalkan manggung di London, yang sebelumnya dijadwalkan satu hari setelah serangan Manchester terjadi. Sementara grup musik Inggris Take That menunda jadwal pertunjukan di Manchester Arena dan di Liverpool pekan ini.

Warga kelahiran Inggris, Salman Abedi (22 tahun), meledakkan dirinya hingga menewaskan 22 orang pada akhir konser Ariana, Senin malam, di Manchester Arena yang disesaki penonton yang terdiri dari ribuan anak dan remaja. ISIS menyatakan bertanggung jawab, sementara Inggris menaikkan peringatan teror ke tingkat “kritis”. (*/reu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.